BREAKING NEWS

Enam Kursi Eselon II Ponorogo Belum Bertuan, Bunda Lisdyarita: Tunggu Rekomendasi BKN, Bukan Soal Deal-Deal

Bunda lisdyarita 
Plt Bupati Ponorogo 

PONOROGO,
 – Pengumuman tiga besar hasil seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo yang sedianya dijadwalkan pada 15 September 2026 hingga kini belum juga diumumkan.

Ada enam jabatan eselon II yang masih menunggu hasil akhir seleksi, yakni Direktur RSUD dr Harjono, Kepala DPMPTSP, Kepala Dukcapil, Kepala Disnaker, Kepala Dinas Perpusip, serta Kepala BPPKAD.

Penundaan tersebut sempat memunculkan pertanyaan di tengah proses pengisian sejumlah jabatan strategis Pemkab Ponorogo. Bahkan, muncul spekulasi apakah proses tiga besar masih berkaitan dengan dinamika internal di tubuh pemerintahan.

Namun, Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita memberikan penjelasan bahwa proses tersebut masih menunggu rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Menurut Lisdyarita, hasil seleksi telah dikirimkan untuk mendapatkan rekomendasi. Setelah rekomendasi turun, proses akan dilanjutkan dengan tahapan penetapan tiga besar.

“Ini dikirim ke sana, nanti dibalik lagi. Dari sana dikirim ke mari untuk tiga besarnya. Untuk tiga besarnya, nanti baru kita lanjut dari situ,” ujar Lisdyarita usai hadiri rapat paripurna DPRD Senin, 21/9/2026.

Ketika ditanya apakah pengumuman tiga besar masih menunggu dirinya dilantik sebagai bupati definitif, Lisdyarita menegaskan bahwa hal tersebut bukan persoalannya.

“Boten (tidak),” jawabnya.

Yang menarik, Lisdyarita juga menepis adanya dugaan proses politik berupa “deal-deal” tertentu sebagai penyebab molornya pengumuman.

“Bukan karena tidak ada deal-deal yang belum ketemu, Bu, ya?” tanya wartawan.

“Nggak ada,” jawab Lisdyarita sembari tertawa. “Aduh ya Allah, deal-deal.”

Dengan demikian, untuk sementara bola proses seleksi enam jabatan eselon II tersebut masih berada pada tahapan rekomendasi BKN. Pengumuman tiga besar baru dapat berlanjut setelah rekomendasi tersebut diterima Pemkab Ponorogo.

Enam kursi strategis itu pun masih kosong dari nama tiga besar. Pertanyaannya kini bukan lagi soal siapa yang masuk tiga besar, melainkan kapan rekomendasi BKN turun dan kapan Pemkab Ponorogo membuka hasilnya ke publik.(Nang/Red).

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar