PTSL Beduri Diserbu Warga, 490 Pemohon Sudah Masuk, Tambahan 100 Masih Menunggu BPN
![]() |
| Budi Istiyar Lurah Beduri |
PONOROGO, SINYALPONOROGO – Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kelurahan Beduri, Kecamatan Ponorogo, mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Hingga kini tercatat sekitar 490 pemohon telah mengikuti program tersebut.
Tak berhenti di angka itu, masih ada sekitar 100 pengajuan tambahan dari warga yang ingin ikut PTSL. Namun, pengajuan tambahan tersebut hingga kini belum terealisasi karena masih menunggu keputusan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).
“Sekarang ada 490 pemohon. Kami juga masih mengajukan tambahan sekitar 100-an karena masih banyak warga yang mengajukan untuk ikut PTSL,” kata Budi Istiyar, Lurah Beduri Ponorogo Selasa, 1/9/2026
Budi menjelaskan, proses pengukuran bidang tanah di Kelurahan Beduri juga telah rampung. Tahapan berikutnya kini lebih banyak berkutat pada proses administrasi.
Untuk tahap administrasi, pihak kelurahan mengaku tidak terlalu mengikuti secara detail karena proses tersebut menjadi kewenangan kelompok masyarakat (pokmas) yang menangani PTSL.
Biaya Disepakati Rp500 Ribu, Disebut Sudah All In
Soal biaya, Budi menegaskan besaran yang disepakati masyarakat dalam rapat bersama pokmas adalah Rp500 ribu per bidang.
Menurutnya, nominal tersebut sudah mencakup seluruh kebutuhan yang disepakati sehingga warga tidak dibebani biaya tambahan.
“Tidak ada tambahan biaya lagi. Biaya Rp500 ribu itu sudah inklud di dalam. Termasuk sidang waris juga tidak ada biaya lagi,” tegasnya.
Dengan proses pengukuran yang telah selesai, perhatian kini bergeser pada penyelesaian administrasi dan kepastian tambahan kuota bagi warga yang masih menunggu.
Antusiasme warga menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap kepastian hukum atas kepemilikan tanah masih cukup tinggi. Tinggal memastikan proses berikutnya berjalan transparan, tertib, dan sesuai ketentuan agar program PTSL benar-benar memberikan kepastian bagi masyarakat.(Nang/Red).
