Sambut Hari Bhakti ke-2, Rutan Ponorogo Tanamkan Kepedulian Lingkungan Lewat Aksi Nyata
PONOROGO, SINYALPONOROGO – Peringatan Hari Bhakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan ke-2 Tahun 2026 tidak hanya dimaknai sebagai seremoni. Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Ponorogo memilih menerjemahkan momentum tersebut melalui aksi sederhana yang berdampak langsung, yakni membangun kepedulian terhadap kebersihan lingkungan kerja.
Jumat (6/11/2026), halaman hingga sejumlah sudut lingkungan kantor Rutan Ponorogo menjadi sasaran kegiatan bersih-bersih. Pegawai bersama peserta magang turun langsung membersihkan area kerja, mulai dari menyapu halaman, mengumpulkan sampah, hingga merapikan saluran dan lingkungan sekitar kantor.
Tidak ada sekat antara pimpinan, pegawai, maupun peserta magang. Seluruhnya terlibat dalam kegiatan yang menekankan pentingnya tanggung jawab bersama terhadap kebersihan lingkungan.
Lebih dari sekadar membuat kawasan kantor terlihat bersih, kegiatan tersebut membawa pesan tentang bagaimana kepedulian terhadap lingkungan semestinya tumbuh dari kebiasaan sehari-hari. Sebab, lingkungan kerja yang sehat dan tertata bukan hanya menciptakan kenyamanan, tetapi juga menjadi salah satu penunjang kualitas pelayanan dan pelaksanaan tugas.
Kepala Rutan Ponorogo, Muhammad Agung Nugroho, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan semata-mata agenda untuk memeriahkan Hari Bhakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Menurutnya, momentum peringatan ini harus menjadi pengingat bagi seluruh jajaran agar tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Semangat kebersamaan dan kepedulian perlu diwujudkan melalui tindakan konkret, termasuk menjaga kebersihan lingkungan tempat bekerja.
Pesan yang ingin dibangun cukup sederhana: menjaga kebersihan bukan pekerjaan satu atau dua orang, melainkan tanggung jawab seluruh penghuni lingkungan kerja.
Melalui aksi tersebut, Rutan Ponorogo berupaya menumbuhkan budaya kerja yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan tugas pemasyarakatan, tetapi juga memperhatikan aspek kebersihan, kesehatan, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Semangat Hari Bhakti ke-2 pun diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan bersih-bersih selesai. Justru, nilai yang terkandung di dalamnya diharapkan terus hidup dalam kebiasaan sehari-hari seluruh jajaran Rutan Ponorogo.(Nang/Red).
