ADA MAYAT BAYI LAKI-LAKI DI SALURAN AIR SAWAH DESA KAPONAN MLARAK
0 menit baca
![]() |
| Kapolres ponorogo, AKBP Arief Fitrianto ketika diwawancarai wartawan di TKP pembungan mayat bayi laki-laki yang baru berusia 36 minggu |
![]() |
| Petugas ketika olah TKP ditemukannya mayat bayi di desa Kaponan Mlarak |
AKBP. Arief Fitrianto, SH, MH, SIK Kapolres Ponorogo ketika datang ke TKP kepada wartawan mengungkapkan bahwa kronologis kejadian penemuan mayat bayi pertama kali diketahui oleh Prayogo dan Sumarni warga setempat yang kebetulan hendak mengalirkan air ke sawahnya.
![]() |
| Polisi Line... TKP ditemukannya mayat bayi laki-laki di desa Kaponan Mlarak |
"Karena kawatir ada apa-apa, kemudian Prayogo memanggil bapaknya, Sumarni dan warga lain yang ada di sawah. Setelah di cek rame-rame ternyata mayat bayi terus menghubungi perangkat desa dan diteruskan ke bhabinkamtibmas."ujar Kapolres Kepada wartawan.
Usai mendapat laporan ada mayat bayi, petugas langsung meluncur ke lokasi dan melakukan identifikasi mayat termasuk membawa jasad bayi ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi.
"Hasil identifikasi sementara menunjukkan bahwa mayat bayi berjenis kelamin laki-laki dengan panjang 46 cm, dengan perkiraan usia 36 sampai 46 minggu dengan tali pusar putus atau hilang dengan ubun-ubun tertutup. Di lokasi barang bukti yang bisa kita amankan adalah kain kafan, Selendang warna hitam ( Udeng ) dan Sepotong kain warga biru."jelas kapolres Ponorogo.(Nanang)


