BREAKING NEWS

Khofifah Resmikan Gedung Gus Dur RSU Muslimat Ponorogo, Spirit Pelayanan Kesehatan Berbasis Umat Menguat

Peresmian gedung gusdur RSU Muslimat Ponorogo 

PONOROGO, SINYALPONOROGO
– Langkah besar ditorehkan RSU Muslimat NU Ponorogo. Di tengah suasana penuh khidmat, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Gedung Gus Dur, Ahad (29/3/2026), sebagai simbol penguatan layanan kesehatan berbasis umat.

Peresmian ini dihadiri sejumlah tokoh penting nasional, di antaranya Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, serta Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita bersama jajaran Forkopimda.


Direktur RSU Muslimat, dr. Zuriana, M.Kes, mengisahkan perjalanan panjang rumah sakit tersebut. Berawal dari BKIA yang berdiri pada 3 Agustus 1963 dan diresmikan langsung oleh Abdurrahman Wahid saat menjabat Ketua PBNU, lembaga ini terus berkembang mengikuti kebutuhan zaman.

“Dari rumah sakit ibu dan anak, kini menjadi RSU dengan layanan spesialis yang semakin lengkap. Gedung Gus Dur setinggi tujuh lantai ini menjadi tonggak baru peningkatan pelayanan,” ujarnya.

Meski begitu, ia mengakui masih ada kekurangan, salah satunya belum tersedianya layanan spesialis kejiwaan.


Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menyebut kehadiran para tokoh nasional sebagai kehormatan sekaligus suntikan semangat. Ia menegaskan peran Muslimat NU sangat strategis dalam membantu pemerintah menghadirkan layanan kesehatan yang merata.

“Gedung baru ini harus diiringi semangat baru untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.

Senada, Menteri PPPA Arifah Fauzi yang juga Ketua PP Muslimat NU menekankan pentingnya layanan kesehatan yang ramah perempuan dan anak. Ia juga mengapresiasi pembangunan gedung yang didanai dari iuran anggota.

“Ini bukti nyata solidaritas Muslimat NU. Dari umat, oleh umat, untuk umat,” katanya.

Sementara itu, Khofifah dalam sambutannya tak hanya meresmikan gedung, tetapi juga menyuarakan pesan kemanusiaan global. Ia mengajak kaum perempuan dunia bersatu menghentikan konflik yang berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat.

“Perang berdampak langsung pada kebutuhan dasar, termasuk BBM dan LPG. Dan yang paling terdampak adalah para ibu,” ujarnya.

Ia bahkan mengungkapkan telah mengirimkan surat kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mendorong gerakan perempuan dunia dalam menciptakan perdamaian.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menandatangani peresmian gedung gusdur RSU Muslimat 

Menurut Khofifah, layanan kesehatan yang dikembangkan Muslimat NU merupakan bentuk dakwah nyata atau dakwah bil hal—yakni menghadirkan manfaat langsung bagi umat.

Acara peresmian juga diwarnai penyerahan berbagai bantuan dari mitra, mulai dari program “sedekah oksigen” berupa tanaman, bantuan kendaraan operasional, hingga dukungan lainnya.

Prosesi peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, dilanjutkan dengan peninjauan sejumlah fasilitas di Gedung Gus Dur.

Gedung ini bukan sekadar bangunan baru, melainkan simbol pengabdian—bahwa pelayanan kesehatan bisa tumbuh dari kekuatan solidaritas umat, dan menjadi harapan baru bagi masyarakat Ponorogo.

Penulis : Nanang

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar