BREAKING NEWS

Diperiksa KPK, drg Enggar Tegaskan Tak Masuk Circle Mahatma

drg. Enggar Tri Adji 
Direktur RSUD Bantarangin Ponorogo 

PONOROGO, SINYALPONOROGO
– Nama drg. Enggar Tri Adji, Direktur RSUD Bantarangin, ikut terseret dalam pusaran penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia diperiksa penyidik KPK pada 21 Januari 2026 di KPPN Madiun, sebagai saksi dalam perkara yang menyeret mantan Direktur RSUD dr Harjono, dr. Yunus Mahatma.

Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik KPK mendalami sejumlah relasi dan jejaring internal rumah sakit. Salah satu pertanyaan krusial menyangkut apakah drg. Enggar merupakan bagian dari circle Mahatma. Dengan tegas, ia menjawab tidak.

“Termasuk saat ditanya apakah mengenal Sucipto, kontraktor, saya juga jawab tidak,” ujar drg. Enggar saat dikonfirmasi wartawan di ruangannya, Selasa (27/1/2026).

Ia menjelaskan, sejak Oktober 2021 dirinya sudah tidak lagi berada dalam manajemen RSUD dr Harjono. Saat itu, Enggar memilih fokus menjalankan tugas sebagai dokter di Poli Gigi. Sementara dr. Yunus Mahatma baru dilantik sebagai Direktur RSUD dr Harjono pada Februari 2022.

“Secara waktu sudah tidak bersinggungan,” tegasnya.

Karier manajerial drg. Enggar justru kembali berjalan di jalur berbeda. Ia dipercaya menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Bantarangin pada 17 Mei 2023, sebelum akhirnya resmi dilantik sebagai Direktur RSUD Bantarangin pada 26 Januari 2024.

Di tengah sorotan hukum yang menerpa dunia kesehatan Ponorogo, drg. Enggar menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga integritas dan fokus pada pelayanan publik.

“Yang terpenting bagi saya adalah memastikan pelayanan kesehatan di Bantarangin berjalan maksimal dan bersih,” pungkasnya.

Penulis : Nanang

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar