BREAKING NEWS

SPPG Badegan 001 Luruskan Isu Pembayaran, PAIC dan Mitra Akui Salah Paham

Sadari hanya miskomunikasi, PAIC Yayasan dan kepala SPPG Badegan 001 sepakat damai

PONOROGO, SINYALPONOROGO
– Isu keterlambatan pembayaran yang sempat dikeluhkan relawan dan suplayer mitra SPPG Badegan 001, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo, akhirnya diluruskan. Setelah dilakukan penelusuran bersama, persoalan tersebut dipastikan terjadi akibat kesalahpahaman alur administrasi dan komunikasi, bukan karena kelalaian atau buruknya kinerja.

Klarifikasi disampaikan dalam pertemuan antara Kepala SPPG Badegan 001, Sidik, PAIC Yayasan SPPG Badegan 001, serta para mitra dan suplayer di sebuah cafee di Ponorogo pada Rabu, 4/02/2026. Pertemuan berlangsung hangat dan berakhir dengan kesepakatan bersama untuk mengakhiri polemik demi menjaga keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Rudianto, PAIC Yayasan SPPG Badegan 001, menjelaskan bahwa keterlambatan pembayaran bermula dari ketidaksesuaian antara barang yang diterima dengan nota yang diajukan mitra dan suplayer.

“Setelah kami cek dan telusuri, ada nota yang tidak sesuai dengan barang datang. Nota tersebut kami kembalikan untuk diperbaiki, sehingga proses pembayaran memerlukan waktu,” jelas Rudianto.

Ia menegaskan, persoalan tersebut murni kesalahan teknis administrasi. PAIC Yayasan bersama mitra dan suplayer juga menyampaikan permohonan maaf karena kurang mengedepankan komunikasi, sehingga persoalan internal berkembang ke ruang publik.

Sementara itu, Sidik selaku Kepala SPPG Badegan 001 mengaku tidak mengetahui adanya nota yang dipersoalkan, lantaran dirinya tidak berhubungan langsung dengan mitra dan suplayer.

“Ketika nota sudah diproses di PAIC yayasan dan masuk ke saya, saat itu juga langsung saya approve dan pembayaran langsung cair. Persoalan kemarin karena nota yang dipersoalkan belum sampai ke tangan saya,” tegas Sidik.

Ia juga menjelaskan, saat sebelumnya dimintai konfirmasi awak media, dirinya berupaya menelusuri sumber persoalan agar dapat melakukan pengecekan secara langsung.

Dalam pertemuan tersebut, PAIC Yayasan secara terbuka meminta maaf kepada Kepala SPPG Badegan 001 atas terjadinya miskomunikasi yang berdampak luas.

“Ini menjadi pelajaran penting tentang perlunya saling kontrol dan komunikasi agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkas Rudianto.

Diberitakan sebelumnya, keluhan disampaikan oleh Satria Ahmad, suplayer telur mitra dapur SPPG Badegan 001 yang juga menjabat Ketua Pemuda Tani Kabupaten Ponorogo. Ia mengaku mengalami keterlambatan pembayaran hingga dua nota, kondisi yang dinilai cukup mengganggu kinerja relawan dan suplayer.

Satria menilai keterlambatan pembayaran sangat berdampak bagi pelaku UMKM, mengingat sebagian besar mitra memiliki permodalan terbatas. Jika pembayaran molor, maka operasional usaha dan pasokan dapur MBG berpotensi terganggu.

Penulis : Nanang

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar