Talkshow Al Hidayah Jatim: Perempuan Golkar Bangkit, Tebar Harapan

Hj. Atika Banowati, SH Ketua DPD Al Hidayah Jatim sekaligus anggota Komisi D DPRD Propinsi Jatim fraksi partai Golkar Dapil IX ketika Talkshow...
SURABAYA, SINYALPONOROGO — Suasana hangat penuh empati terasa di Kantor DPD Partai Golkar Jawa Timur, Senin (25/5/2026). Ratusan perempuan dari berbagai latar belakang berkumpul dalam sebuah talkshow yang tidak sekadar menjadi forum diskusi, tetapi juga ruang berbagi, pulih, dan saling menguatkan.
Kegiatan yang digelar DPD Al Hidayah Jawa Timur ini mengusung tema “Perempuan Berdaya, Keluarga Sejahtera: Dari Luka Menjadi Cahaya” dengan semangat woman support woman. Lebih dari seratus peserta hadir, mulai dari ibu rumah tangga, aktivis perempuan, komunitas sosial, hingga generasi muda.
Forum berlangsung hangat dan terbuka. Sejumlah peserta berbagi pengalaman hidup, mulai dari persoalan keluarga, tekanan ekonomi, hingga pergulatan batin. Namun, suasana tidak larut dalam kesedihan. Justru dari keterbukaan itu, muncul energi kebersamaan—perempuan saling merangkul dan menguatkan untuk bangkit.
Dalam sambutannya, Hj. Atika Banowati, SH, selaku Ketua DPD Al Hidayah Jawa Timur sekaligus anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi Partai Golkar Dapil IX (meliputi Ponorogo, Trenggalek, Pacitan, Magetan, dan Ngawi), menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis sebagai pilar keluarga sekaligus agen perubahan sosial.
“Ketika perempuan mampu bangkit dari keterpurukan, maka keluarga akan menjadi lebih kuat dan sejahtera,” ujarnya.
Ia menambahkan, perempuan yang berdaya tidak hanya mampu membangun dirinya sendiri, tetapi juga memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar. Karena itu, solidaritas dan dukungan antar sesama perempuan menjadi kekuatan penting yang harus terus dirawat.
Sepanjang acara, antusiasme peserta terlihat tinggi. Diskusi berlangsung interaktif, diselingi sesi refleksi yang menyentuh. Dalam momen tersebut, peserta diajak untuk menerima perjalanan hidup, memulihkan luka batin, serta menumbuhkan kembali harapan. Tak sedikit yang terharu, namun suasana berangsur menjadi penuh semangat dan optimisme.
Talkshow ini menjadi pengingat bahwa pemberdayaan perempuan tidak hanya soal ekonomi atau keterampilan, tetapi juga tentang pemulihan diri dan keberanian untuk bangkit. Dari ruang kebersamaan ini, lahir keyakinan bahwa perempuan tidak sendiri—ada dukungan yang menguatkan langkah mereka.
Melalui kegiatan ini, DPD Al Hidayah Jawa Timur berharap semakin banyak perempuan yang berani bangkit dari keterpurukan, menyuarakan harapan, serta menjadi pribadi mandiri yang membawa kebaikan bagi keluarga dan masyarakat.
Penulis : Nanang
