Bhabinkamtibmas Plunturan Dampingi Peternak Ayam Petelur, Dorong Ketahanan Pangan dari Desa
PONOROGO, SINYALPONOROGO – Upaya memperkuat ketahanan pangan terus digencarkan hingga ke tingkat desa. Tidak hanya bertumpu pada sektor pertanian, pengembangan peternakan kini menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas pasokan pangan masyarakat. Di Desa Plunturan, Kecamatan Pulung, peran itu tampak nyata melalui keterlibatan aktif Bhabinkamtibmas dalam mendampingi usaha produktif warga.
Pada pekan ini, Bhabinkamtibmas Desa Plunturan melakukan kunjungan langsung ke salah satu peternakan ayam petelur milik warga. Kunjungan tersebut bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari upaya membangun kedekatan sekaligus memastikan usaha peternakan berjalan optimal dan berkelanjutan.
Di tengah aktivitas kandang yang padat, Bhabinkamtibmas berdialog dengan pemilik usaha, menggali berbagai informasi mulai dari jumlah produksi telur, sistem pakan, hingga tantangan yang dihadapi peternak. Interaksi ini menjadi ruang komunikasi dua arah, di mana aparat tidak hanya memantau, tetapi juga hadir sebagai mitra yang memberikan dukungan moral dan motivasi.
Selain itu, Bhabinkamtibmas juga mengingatkan pentingnya menjaga standar kebersihan kandang serta kesehatan ternak. Menurutnya, kualitas produksi telur sangat ditentukan oleh pola pemeliharaan yang baik, termasuk sanitasi lingkungan dan manajemen pakan yang tepat.
“Kalau kebersihan terjaga, produktivitas juga akan meningkat. Ini penting agar usaha bisa terus berkembang,” ujarnya di sela kunjungan.
Pendampingan seperti ini dinilai strategis, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan pangan berbasis protein hewani. Telur menjadi salah satu komoditas yang relatif terjangkau dan dibutuhkan masyarakat sehari-hari, sehingga keberlangsungan usaha peternakan ayam petelur memiliki dampak langsung terhadap stabilitas ekonomi warga.
Kehadiran Polri melalui peran Bhabinkamtibmas juga mencerminkan pendekatan humanis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Tidak hanya fokus pada aspek kamtibmas, tetapi juga ikut mendorong pemberdayaan ekonomi lokal. Langkah ini sejalan dengan program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional berbasis potensi desa.
Dengan adanya sinergi antara aparat dan masyarakat, diharapkan sektor peternakan di wilayah Pulung terus berkembang. Upaya kecil dari desa seperti ini diyakini mampu memberikan kontribusi besar dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.(Nang/Humas).
