MC Legendaris Grebeg Suro, HP Marga: 25 Tahun Menjaga Irama Panggung Reyog Ponorogo
![]() |
| HP Marga MC Legendaris Grebeg Suro |
PONOROGO, SINYALPONOROGO – Nama HP Marga (55) nyaris tak terpisahkan dari panggung Festival Nasional Reyog Ponorogo dalam rangkaian Grebeg Suro. Sosok yang kini berdinas sebagai ASN di Disbudparpora Kabupaten Ponorogo ini telah menjadi “suara resmi” festival selama lebih dari dua dekade—bahkan mendekati tiga puluh tahun.
Sejak era Bupati Markum Singodimedjo, hingga kepemimpinan berikutnya—Muhadi, Amin, Ipong Muchlissoni, sampai Sugiri Sancoko dan Bunda lisdyarita—HP Marga terus dipercaya menjadi MC utama. Konsistensinya menjadikannya figur legendaris yang melekat di ingatan peserta maupun penonton.
Satu kalimat khas yang selalu dinantikan pun menjadi identitasnya:
“Sampun siogo nopo dereng?”
Sapaan sederhana dalam bahasa Jawa itu seakan menjadi aba-aba sakral dimulainya setiap penampilan reyog. Disusul gaya khasnya yang santai namun tegas: “Ora kesusu, bakune cepet.”
Menjaga Tradisi, Menjaga Suara
Di balik konsistensi tersebut, HP Marga mengaku tak memiliki resep khusus untuk menjaga kualitas vokalnya. Ia menyebut suara merdu sebagai anugerah yang disyukuri. Meski begitu, ia tetap merawatnya dengan kebiasaan sederhana—termasuk konsumsi ramuan tradisional seperti kencur dan menjaga stamina selama festival berlangsung.
“Yang penting dijalani dengan senang, disyukuri. Suara itu amanah,” ungkapnya kamis, 4/6/2026.
Selama 8 hari penuh pelaksanaan Grebeg Suro, ia hampir tanpa jeda memandu jalannya acara, dari Festival Reyog Remaja hingga Festival Nasional. Durasi panjang tersebut menuntut konsistensi energi dan vokal, sesuatu yang jarang mampu dilakukan banyak orang.
MC Sekaligus Entertainer
Tak hanya sebagai pembawa acara, HP Marga juga dikenal memiliki hobi menyanyi. Di sela-sela jeda pertunjukan, ia kerap menghibur penonton dengan lantunan lagu, mencairkan suasana, sekaligus menjaga ritme panggung tetap hidup.
Kemampuan ini menjadi nilai tambah yang membuatnya terus dipertahankan sebagai MC utama. Ia bukan sekadar pembaca susunan acara, melainkan pengendali atmosfer panggung.
Tetap Dipercaya di 2026
Pada Grebeg Suro 2026, yang akan digelar 7–14 Juni di Alun-alun Ponorogo, HP Marga kembali didapuk sebagai MC utama. Kehadirannya menjadi jaminan kesinambungan tradisi sekaligus kualitas penyelenggaraan festival.
Bagi masyarakat Ponorogo, suara HP Marga bukan sekadar pengantar acara—melainkan bagian dari pengalaman budaya itu sendiri. Ia adalah penghubung antara tradisi dan penonton, antara masa lalu dan masa kini.
Dan seperti tahun-tahun sebelumnya, ketika lampu panggung menyala dan gamelan mulai ditabuh, satu pertanyaan akan kembali menggema, menandai dimulainya magisnya reyog:
“Sampun siogo nopo dereng?”
Penulis : Nanang
