Bukan Lagi Sekadar Wacana! Mas Kirun Ambil SKCK, Sinyal Bidik Kursi Wabup Ponorogo Makin Terang
![]() |
| Edy Sukarno alias Mas Kirun Calon Wakil Bupati Ponorogo |
PONOROGO, SINYALPONOROGO – Bursa calon Wakil Bupati Ponorogo pendamping Bunda Lisdyarita semakin menarik. Sejumlah nama mulai bermunculan, komunikasi politik bergerak, dan kini satu per satu mulai menunjukkan keseriusannya.
Salah satunya Edy Sukarno alias Mas Kirun.
Figur yang selama ini dikenal luas sebagai Staf Administrasi Sekretariat Jenderal DPR RI sekaligus bendahara PDI Perjuangan PAC Balong. Kalimat yang kerap ia bawa sederhana: “Asale wong cilik, ngabekti ning wong cilik.” tersebut mulai mengambil langkah konkret. Mas Kirun mendatangi Polres Ponorogo untuk mengurus dan mengambil Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
![]() |
| Mas Kirun ambil SKCK di polres Ponorogo |
Langkah administratif ini sekilas terlihat sederhana. Namun dalam dinamika politik, pengurusan dokumen persyaratan pencalonan bisa menjadi sinyal bahwa seseorang tidak lagi sekadar berada pada tahap wacana.
Mas Kirun mulai menyiapkan diri.
Bahkan, Mas Kirun sendiri menyebut SKCK yang diambilnya sebagai salah satu tahapan administrasi penting untuk mengemban sebuah amanah.
“Alhamdulillah, Mas, puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena pada hari ini saya baru saja menyelesaikan salah satu tahap administrasi yang sangat penting, yaitu pengambilan Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau SKCK sebagai syarat untuk mengemban amanah,” ungkap Mas Kirun Jumat, 11/9/2026.
Pernyataan tersebut menjadi menarik karena dilakukan ketika bursa calon Wakil Bupati Ponorogo tengah menjadi perhatian publik.
Mas Kirun tidak secara eksplisit menyebut dirinya telah resmi menjadi calon. Namun, langkah mengambil SKCK memperlihatkan adanya kesiapan administratif untuk mengikuti proses yang sedang akan berlangsung.
Jabatan Disebut Amanah, Bukan Sekadar Kursi
Ada pesan lain yang disampaikan Mas Kirun.
Ia menempatkan jabatan publik bukan semata-mata sebagai sebuah posisi politik, melainkan sebagai amanah yang harus dipertanggungjawabkan.
“Bagi saya, jabatan ini adalah titipan sekaligus tugas yang sangat mulia, Mas. Jadi butuh komitmen, integritas, dan juga tanggung jawab penuh untuk bisa menjalankan semua itu,” tegasnya.
Kalimat tersebut sekaligus menjadi gambaran bagaimana Mas Kirun ingin membangun positioning politiknya.
Bukan hanya mengandalkan popularitas, tetapi menawarkan narasi tentang komitmen, integritas dan tanggung jawab.
Di sinilah pertarungan menuju kursi Wabup Ponorogo menjadi semakin menarik.
Sebab, kursi tersebut bukan hanya membutuhkan figur yang dikenal masyarakat. Dibutuhkan pula sosok yang mampu bekerja, membangun komunikasi politik, serta menerjemahkan aspirasi masyarakat ke dalam kebijakan pemerintahan.(Nang/Red).

