Kompi Produksi Kodim Ponorogo, Strategi Perkuat Ketahanan Wilayah Lewat Pangan

PONOROGO, SINYALINDONESIA – Ketahanan wilayah tak hanya bertumpu pada kesiapan personel dan alutsista. Kodim 0802/Ponorogo juga memperkuatnya dari sektor pangan melalui Kompi Produksi.
Kompi Produksi disiapkan sebagai unit yang mengembangkan sejumlah sektor produktif, mulai pertanian, peternakan hingga perikanan. Pengelolaannya dilakukan oleh personel yang memiliki kemampuan sesuai bidang masing-masing.
Komandan Kodim 0802/Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra, S.Sos., MMDS, mengatakan keberadaan Kompi Produksi menjadi bagian dari langkah strategis untuk mendukung program pemerintah dan Komando Atas dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus ketahanan wilayah.
“Kompi Produksi Kodim 0802/Ponorogo merupakan salah satu program strategis Pemerintah dan Komando Atas dalam upaya terus meningkatkan ketahanan wilayah melalui sektor pangan, baik pertanian, peternakan maupun perikanan,” ujar Farauk, Kamis (24/9/2026).
Menurut dia, Kompi Produksi yang kini telah berjalan tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan internal Keluarga Besar Kodim 0802/Ponorogo. Hasil pengembangan sektor pangan tersebut juga diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat.
Keberadaan unit produksi itu sekaligus menjadi bukti keterlibatan Kodim dalam mendukung program ketahanan pangan melalui langkah yang lebih konkret. Produksi pangan dikembangkan, sementara pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki personel dapat menjadi bagian dari proses pemberdayaan masyarakat.
Farauk menambahkan, manfaat Kompi Produksi tidak berhenti pada aspek pangan. Unit tersebut juga dapat menjadi sarana edukasi sekaligus ruang membangun kemitraan antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat.
“Harapannya dapat memberikan manfaat positif lainnya bagi lingkungan, di antaranya sebagai sarana edukasi masyarakat serta mempererat sinergitas dan kebersamaan melalui jalinan kemitraan,” katanya.
Kolaborasi tersebut diharapkan ikut membuka peluang pengembangan ekonomi lokal. Dengan demikian, Kompi Produksi tidak sekadar menjadi tempat menghasilkan komoditas pangan, tetapi juga bagian dari upaya membangun kemandirian masyarakat dan memperkuat ketahanan wilayah dari sektor paling mendasar: pangan.(Nang/Humas).