BREAKING NEWS

Razia Malam di Rutan Ponorogo: 32 Orang Tes Urine, Semua Negatif


PONOROGO, SINYALPONOROGO
– Malam hari tak menyurutkan pengawasan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Ponorogo. Selasa (22/9) malam, petugas gabungan menggelar razia kamar hunian sekaligus tes urine sebagai langkah deteksi dini mencegah gangguan keamanan dan peredaran narkotika.

Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB itu dipimpin langsung Karutan Ponorogo M. Agung Nugroho, dengan melibatkan jajaran Rutan, BNN Kabupaten Trenggalek, Satres Narkoba dan Sat Sabhara Polres Ponorogo, serta Sub Detasemen Polisi Militer V/1.1 Ponorogo.

Razia tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS.61.OT.02.02 tanggal 14 September 2026 tentang peningkatan kewaspadaan dan deteksi dini gangguan keamanan serta ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

Sasarannya jelas: kamar hunian warga binaan diperiksa secara menyeluruh. Petugas mencari kemungkinan adanya barang terlarang, terutama narkotika dan handphone ilegal yang berpotensi mengganggu keamanan serta ketertiban di dalam Rutan.

Hasilnya, tidak ditemukan narkotika maupun handphone dalam pemeriksaan kamar hunian.

Pengawasan kemudian berlanjut melalui tes urine secara acak. Sebanyak 22 warga binaan dan 10 pegawai Rutan menjalani pemeriksaan.

Hasilnya sama: seluruhnya negatif.

Bagi Rutan Ponorogo, hasil tersebut bukan sekadar angka. Tes urine terhadap warga binaan sekaligus pegawai menjadi bagian dari upaya membangun pengawasan berlapis. Sebab, komitmen pemberantasan narkotika di lingkungan pemasyarakatan tidak hanya menyasar warga binaan, tetapi juga seluruh unsur yang berada di dalam Rutan.

Karutan Ponorogo M. Agung Nugroho mengapresiasi keterlibatan TNI, Polri, BNN, dan seluruh jajaran yang mendukung kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersinergi bersama Rutan Ponorogo dalam pelaksanaan razia dan tes urine ini. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta mewujudkan Rutan Ponorogo yang Zero HALINAR,” ujarnya.

Razia ini sekaligus menjadi penegasan bahwa pengawasan di balik tembok Rutan tidak berhenti pada pemeriksaan rutin. Deteksi dini, tes urine, dan sinergi lintas institusi menjadi mata rantai pengamanan untuk memastikan Rutan tetap steril dari narkotika dan handphone ilegal.

Rutan Ponorogo memastikan langkah serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Bukan hanya ketika ada razia, tetapi menjadi bagian dari sistem pengawasan untuk menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap aman, tertib, dan bersih dari HALINAR (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba).(Nang/Red).

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar