Pompa Air Petani Raib Misterius di Bungkal, Polisi Turun Tangan Selidiki Aksi Pencurian Beruntun

Petugas dari Polsek Bungkal ketika olah TKP kasus pencurian pompa air di wilayah Bungkal Ponorogo
PONOROGO, SINYALPONOROGO – Aksi pencurian pompa air sawah yang terjadi beruntun di wilayah Desa Bungkal, Kecamatan Bungkal, Ponorogo, mengundang perhatian aparat kepolisian. Kasus ini mencuat setelah viral di media sosial dan langsung ditindaklanjuti oleh jajaran Polsek Bungkal.
Kapolsek Bungkal, AKP HM. Anwar Fatoni, membenarkan pihaknya telah mendatangi sejumlah lokasi kejadian perkara (TKP) di Dukuh Dungulan pada Sabtu (28/3/2026). Polisi bergerak cepat usai menerima informasi yang beredar di Instagram dan Facebook terkait hilangnya pompa air milik petani.
“Begitu mendapatkan informasi, anggota langsung kami turunkan untuk melakukan pengecekan TKP, meminta keterangan korban, serta melakukan penyelidikan awal,” ujar AKP Anwar Fatoni.
Sedikitnya lima warga menjadi korban dalam peristiwa ini, yakni Suprihatin, Subakri, Boimin, Gurdi, dan Warni. Mereka kehilangan mesin pompa air sawah dengan nilai kerugian ditaksir sekitar Rp3 juta per unit.
Modus yang digunakan pelaku diduga serupa. Pelaku merusak engsel gembok pintu gubuk tempat penyimpanan pompa, lalu membawa kabur mesin tersebut. Dari hasil olah TKP sementara, polisi mengamankan barang bukti berupa lima engsel gembok yang telah dirusak.
Peristiwa ini diperkirakan terjadi dalam rentang waktu berbeda. Korban Warni diketahui pertama kali kehilangan pompa pada 19 Maret 2026, disusul Gurdi pada 22 Maret 2026. Sementara tiga korban lainnya baru menyadari kehilangan pada 25 Maret 2026 saat hendak mengairi sawah mereka.
“Rata-rata korban tidak mengetahui secara pasti kapan kejadian berlangsung. Mereka baru sadar saat pagi hari ketika hendak ke sawah,” imbuhnya.
Polisi menduga pelaku telah mengincar lokasi yang relatif sepi dan minim pengawasan. Jarak antar TKP yang berdekatan juga menguatkan dugaan bahwa aksi ini dilakukan oleh pelaku yang sama.
Saat ini, Unit Reskrim Polsek Bungkal telah berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Ponorogo untuk mengembangkan penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya petani, agar meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan di area persawahan.
“Kami masih melakukan penyelidikan. Mohon masyarakat tetap waspada dan segera melapor jika menemukan hal mencurigakan,” tegas Kapolsek.
Kasus ini menjadi peringatan bagi petani di wilayah Bungkal dan sekitarnya, terutama menjelang musim tanam, di mana keberadaan pompa air menjadi kebutuhan vital. Polisi memastikan akan terus memburu pelaku hingga terungkap.
Penulis : Nanang