BREAKING NEWS

Long March PSHT Dikawal Ketat, Polisi Tekankan Pendekatan Humanis

Polsek Sukorejo amankan long march PSHT ranting Sukorejo 

PONOROGO, SINYALINDONESIA
– Pengamanan kegiatan long march warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Sukorejo berlangsung ketat, Minggu pagi (19/4/2026). Aparat gabungan dari Polsek dan Koramil Sukorejo diterjunkan untuk memastikan kegiatan berjalan aman tanpa gesekan.

Apel pengamanan digelar sejak pukul 07.00 WIB di Padepokan PSHT, Jalan Pacar, Desa Prajegan. Kapolsek Sukorejo, Iptu Agus Tri Cahyo Wiyono, memimpin langsung kesiapan personel yang terlibat.

Sejumlah unsur hadir dalam apel tersebut, di antaranya Danramil Sukorejo Kapten Cpl Tukiran, Wakapolsek Ipda Bambang Fajar Sulistiyo, serta personel gabungan yang terdiri dari 12 anggota Polri, 1 anggota TNI, dan 5 personel Pamter PSHT.

Dalam arahannya, Kapolsek menegaskan pentingnya pendekatan persuasif selama pengamanan. Ia meminta seluruh personel, khususnya Pamter, untuk aktif berkoordinasi jika muncul potensi gangguan di lapangan.

“Utamakan pendekatan humanis. Pamter harus terus berkoordinasi dengan Polsek maupun Koramil bila ada permasalahan,” tegasnya.

Sekitar 200 warga PSHT mengikuti kegiatan long march tersebut. Aparat tidak hanya fokus pada jalannya kegiatan, tetapi juga mengantisipasi potensi gangguan saat peserta kembali ke rumah masing-masing.

Polisi secara khusus mengingatkan potensi konvoi dan aksi ugal-ugalan seperti geber-geber sepeda motor yang kerap muncul pasca kegiatan. Hal ini dinilai rawan memicu gesekan maupun mengganggu ketertiban umum.

Dengan pola pengamanan terpadu dan pendekatan humanis, aparat berharap kegiatan dapat berjalan tertib tanpa meninggalkan residu konflik di tengah masyarakat.

Langkah preventif ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Sukorejo yang selama ini dikenal kondusif.(Nang/Humas).

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar