EDC BRI Perkuat Ekosistem Transaksi Digital di Ponorogo, Dorong UMKM Naik Kelas

PONOROGO, SINYALPONOROGO – Transformasi digital di sektor keuangan terus bergerak cepat hingga ke daerah. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Branch Office (BO) Ponorogo mengambil peran strategis dalam memperkuat ekosistem pembayaran non-tunai dengan menghadirkan layanan Electronic Data Capture (EDC) bagi para pelaku usaha.
Hingga 20 Mei 2026, tercatat sebanyak 377 merchant di wilayah kerja BRI BO Ponorogo telah memanfaatkan layanan EDC. Merchant tersebut berasal dari berbagai sektor usaha, mulai dari perdagangan, distributor, retail, kuliner, hingga jasa. Angka ini mencerminkan semakin tingginya adopsi sistem pembayaran digital di kalangan pelaku usaha lokal.
Salah satu contoh nyata datang dari Toko Samijaya, sebuah usaha elektronik yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Ponorogo. Dengan memanfaatkan EDC BRI, toko ini mampu menghadirkan pengalaman transaksi yang lebih praktis bagi pelanggan, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional di sisi pengelolaan keuangan.
Branch Office Head BRI Ponorogo, Febrian Aditya Rachman, menegaskan bahwa kehadiran EDC bukan sekadar alat transaksi, melainkan bagian dari strategi besar dalam mendorong inklusi keuangan dan transformasi digital di daerah.
“BRI terus berkomitmen menghadirkan layanan transaksi yang mudah, aman, dan nyaman bagi merchant maupun pelanggan. EDC BRI diharapkan mampu membantu pelaku usaha meningkatkan efisiensi operasional, memperluas pilihan pembayaran, dan mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” ujarnya Ahad, 31/5/2026
Lebih jauh, penggunaan EDC dinilai memberikan sejumlah keuntungan bagi pelaku usaha, khususnya di sektor retail dan toko modern. Selain dapat menerima pembayaran menggunakan kartu debit dan kredit dari berbagai bank, proses transaksi di kasir menjadi lebih cepat dan praktis. Risiko penyimpanan uang tunai juga dapat diminimalisir, sementara proses rekonsiliasi transaksi menjadi lebih sederhana dan transparan.
Di tengah perubahan perilaku masyarakat yang semakin mengarah pada transaksi digital, kehadiran EDC menjadi salah satu fondasi penting dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih modern dan efisien. Tidak hanya memudahkan konsumen, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing.
BRI Ponorogo pun berkomitmen untuk terus memperluas akseptasi transaksi digital di wilayahnya. Upaya ini sejalan dengan visi BRI dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis digital sekaligus memperkuat posisi UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional.
“Ke depan, kami akan terus mendorong lebih banyak pelaku usaha untuk memanfaatkan layanan digital BRI. Harapannya, mereka tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang dan naik kelas di era ekonomi digital,” tutup Febrian.
Dengan semakin luasnya penggunaan EDC, Ponorogo perlahan menegaskan diri sebagai salah satu daerah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi finansial, sekaligus membuka jalan menuju sistem ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.(Nang/Humas).
