Designer Muda Ponorogo Ling Ling Raih Juara 1 Jogja Fashion Designers Competition 2026

Chandra Krismawati atau akrab disapa Ling Ling Jawara 1 Jogja Fashion Designers Competition (JFDC) 2026
JOGJAKARTA, SINYALPONOROGO – Nama Ponorogo kembali berkibar di panggung fesyen nasional. Designer muda asal Ponorogo, Ling Ling atau Chandra Krismawati, berhasil meraih Juara 1 Jogja Fashion Designers Competition (JFDC) 2026, bagian dari rangkaian Jogja Fashion Week 2026.
Prestasi tersebut diraih melalui karya bertajuk “Ikatan Jiwo”, yang mengangkat karakter Warok Ponorogo dan dipadukan dengan kekayaan wastra lokal, yakni batik Gadung Melathi dan lurik.
Ling Ling atau Chandra Krismawati mengatakan, karya “Ikatan Jiwo” berangkat dari keinginannya untuk membawa identitas budaya Ponorogo ke dalam desain fesyen yang lebih modern.
“Saya ingin mengangkat karakter Warok dan kekayaan wastra Ponorogo ke dalam karya yang lebih modern, tetapi tetap memiliki identitas dan karakter budaya yang kuat,” ujar Ling Ling.
Menurutnya, kemenangan tersebut menjadi pengalaman sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan kreativitas di bidang fesyen.
“Juara ini tentu menjadi kebanggaan dan motivasi bagi saya. Semoga karya yang saya buat bisa ikut memperkenalkan budaya Ponorogo melalui dunia fesyen,” ungkapnya.
“Ikatan Jiwo” tidak sekadar menawarkan estetika busana. Karya tersebut menjadi bentuk interpretasi bahwa budaya lokal dapat terus berkembang ketika dipertemukan dengan kreativitas, teknologi, dan tren fesyen masa kini.
Jogja Fashion Week 2026 memasuki penyelenggaraan ke-21 dan digelar pada 13–16 Agustus 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta. Tahun ini, ajang tersebut mengusung tema “Dari Akar Budaya Bergema ke Dunia”.
Bagi Ponorogo, capaian Ling Ling menjadi bukti bahwa talenta kreatif daerah mampu bersaing di tingkat nasional. Terlebih, karya yang dibawa tidak meninggalkan akar budaya, melainkan menjadikannya sebagai kekuatan utama.
Ling Ling berharap prestasi tersebut dapat menjadi langkah awal untuk terus berkarya dan memperkenalkan kekayaan budaya Ponorogo melalui industri fesyen.
Dari karakter Warok, batik Gadung Melathi, dan lurik, Ling Ling merangkai identitas Ponorogo menjadi karya fesyen yang berhasil menembus panggung nasional.(Nang/Humas).

