BREAKING NEWS

Tiang Telkom di Tengah Akses Wisata Telaga Ngebel Dikeluhkan Warga, Kades: Tolong Segera Dipindahkan

Keberadaan tiang Telkom menganggu jalan menuju obyek wisata telaga ngebel 

PONOROGO, SINYALPONOROGO
– Keberadaan tiang telekomunikasi milik Telkom di Dukuh Bentis, Desa Wagirlor, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, kembali menjadi sorotan warga. Tiang yang telah berdiri sejak puluhan tahun lalu itu kini dinilai semakin mengganggu arus lalu lintas karena posisinya berada sangat dekat dengan badan jalan.

Kondisi tersebut semakin terasa seiring perkembangan kawasan Desa Wagirlor yang semakin ramai. Terlebih, ruas jalan di sekitar lokasi merupakan salah satu akses menuju kawasan wisata Telaga Ngebel yang setiap waktu tertentu cukup padat dilalui kendaraan.


Warga menyebut posisi tiang tersebut membuat ruang gerak kendaraan menjadi lebih terbatas. Kondisi itu dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama ketika kendaraan dari arah berlawanan harus berpapasan di titik tersebut.

Kepala Desa Wagirlor, Sumono, mengaku pihaknya cukup sering menerima keluhan dari masyarakat terkait keberadaan tiang tersebut.

Tolong Mbah Lurah, tiang Telkom dipindahkan. Ini berbahaya bagi pengguna jalan,” ujar Sumono menirukan keluhan warga.

Menurutnya, kondisi jalan di lokasi tersebut kini berbeda dibanding puluhan tahun lalu ketika tiang itu pertama kali berdiri. Aktivitas masyarakat meningkat, kendaraan semakin banyak, sementara kawasan tersebut juga menjadi jalur menuju objek wisata Telaga Ngebel.

Akses jalan ini cukup padat dan ramai karena merupakan jalan menuju objek wisata Telaga Ngebel,” imbuhnya.

Persoalan tersebut semakin kompleks karena di sekitar lokasi kini juga terdapat aktivitas usaha toko besi. Mobilitas kendaraan keluar-masuk usaha tersebut turut membuat situasi lalu lintas di titik tersebut semakin ramai.

Sumono bahkan menunjukkan lokasi tiang yang menurutnya sudah tidak lagi ideal dengan kondisi jalan saat ini. Pemerintah desa berharap pihak terkait dapat melihat persoalan tersebut bukan sekadar sebagai keberadaan sebuah tiang, tetapi menyangkut aspek keselamatan dan kelancaran lalu lintas masyarakat.

Permintaan kita hanya satu, tiang Telkom bisa dipindahkan,” tegasnya.

Keluhan serupa disampaikan Heri, warga yang sekaligus memiliki usaha di sekitar lokasi. Ia mengaku keberadaan tiang tersebut cukup mengganggu aktivitas warga maupun kendaraan yang melintas.

Harapan kita semua di sini tiang Telkom bisa dipindah supaya tidak mengganggu lalu lintas,” ungkap Heri.

Heri mengatakan persoalan tersebut sebenarnya sudah pernah disampaikan kepada pihak Telkom. Bahkan, pihak Telkom disebut telah datang langsung ke lokasi untuk melakukan peninjauan.

Namun, hingga kini belum ada realisasi pemindahan tiang tersebut.

Warga berharap hasil peninjauan tersebut segera ditindaklanjuti dengan langkah konkret. Sebab, apabila dibiarkan, posisi tiang yang berada di titik sempit jalan dikhawatirkan terus menjadi persoalan, terlebih ketika volume kendaraan menuju Telaga Ngebel meningkat.

Kami berharap segera ada tindak lanjut. Jangan sampai menunggu terjadi kecelakaan baru kemudian dilakukan pemindahan,” harap warga.

Kini perhatian warga tertuju pada tindak lanjut pihak Telkom. Mereka berharap komunikasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan pihak Telkom dapat segera menghasilkan solusi, sehingga akses jalan menuju kawasan wisata Telaga Ngebel tetap aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.(Nang/Red).

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar