Ngopi Lesehan di Tepi Sawah, Cara Humanis Bhabinkamtibmas Morosari Dekati Remaja

Ngopi asik, cara ampuh bhabinkamtibmas dekati remaja di Morosari Sukorejo
PONOROGO, SINYALPONOROGO – Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tak selalu harus dilakukan melalui patroli formal atau imbauan di depan banyak orang. Terkadang, obrolan santai sambil menikmati secangkir kopi justru menjadi cara efektif untuk membangun kedekatan antara polisi dan masyarakat.
Pendekatan itulah yang dilakukan AIPDA Purwadi, Bhabinkamtibmas Desa Morosari, Polsek Sukorejo, saat melaksanakan patroli dialogis di wilayah desa binaannya.
Di tepi jalan kawasan persawahan, Purwadi terlihat duduk lesehan bersama sejumlah remaja yang sedang menikmati kopi. Dengan latar hamparan tanaman jagung yang menghijau, suasana patroli berlangsung santai, jauh dari kesan formal yang biasanya melekat pada tugas kepolisian.
Namun, di balik obrolan ringan tersebut, terselip pesan penting tentang keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Purwadi memanfaatkan momen itu untuk berdialog sekaligus memberikan pembinaan kepada para remaja. Melalui komunikasi yang akrab, pesan-pesan kamtibmas diharapkan lebih mudah diterima tanpa menimbulkan jarak antara petugas dan generasi muda.
Pendekatan ini juga menjadi ruang bagi polisi untuk mengenal lebih dekat kehidupan sosial masyarakat, termasuk aktivitas anak-anak muda di lingkungan tempat tinggal mereka.
Bagi Bhabinkamtibmas, kedekatan dengan warga merupakan bagian penting dari upaya menjaga keamanan. Sebab, situasi lingkungan yang aman tidak hanya bergantung pada kehadiran aparat, tetapi juga pada kesadaran dan keterlibatan masyarakat.
Para remaja pun menjadi kelompok yang perlu dirangkul. Dengan komunikasi yang terbuka, mereka dapat diajak memahami pentingnya menghindari perilaku yang berpotensi mengganggu ketertiban serta ikut menjaga suasana kondusif di lingkungan masing-masing.
Patroli dialogis dengan cara lesehan dan ngopi bersama tersebut memperlihatkan bahwa membangun kedekatan antara polisi dan masyarakat bisa dimulai dari hal sederhana. Tidak harus selalu dalam suasana resmi, tetapi melalui pertemuan yang membuka ruang percakapan dua arah.
Di wilayah Kecamatan Sukorejo, pendekatan humanis seperti ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri sekaligus mendorong generasi muda menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban.
Sebab, di balik secangkir kopi dan obrolan di tepi sawah, ada pesan bahwa menjaga kamtibmas merupakan tanggung jawab bersama.