BREAKING NEWS

Tak Sekadar Santunan, Keluarga Muhamad Fajar Pramono Siapkan Masa Depan Empat Anak Yatim hingga Sarjana


PONOROGO, SINYALPONOROGO
– Di tengah duka yang menyelimuti empat anak di Desa Jebeng, Kecamatan Slahung, Ponorogo, sebuah komitmen jangka panjang ditegaskan. Keluarga besar Assoc. Prof. Muhamad Fajar Pramono bertekad mendampingi tumbuh kembang dan masa depan Javier, Fahreza, Zyandra, dan Aksa, yang kini kehilangan kedua orang tua mereka.

Komitmen tersebut bukan sekadar respons atas kepergian ibu mereka, Lu’luatun Nikmah, yang meninggal dunia pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Jauh sebelum duka itu datang, keluarga besar Muhamad Fajar Pramono telah memberikan perhatian terhadap pendidikan dan masa depan keempat anak tersebut sejak ayah mereka, Syamsuddin, meninggal dunia sekitar dua tahun lalu.

Selama ini, pendampingan itu tidak banyak dipublikasikan. Keluarga memilih menjaga privasi, kenyamanan, dan martabat anak-anak agar perhatian yang diberikan tidak menjadi beban bagi mereka.

Kini, ketika keempat anak tersebut harus melanjutkan kehidupan tanpa kehadiran ayah dan ibu, komitmen itu kembali ditegaskan dengan cakupan yang lebih luas: memastikan kebutuhan dasar, kesehatan, gizi, pengasuhan, hingga keberlanjutan pendidikan mereka tetap terjaga.

“Bagi keluarga kami, mendampingi anak-anak ini bukan sekadar tanggung jawab sesaat, melainkan komitmen jangka panjang. Kami ingin mereka tumbuh dengan baik, sehat secara fisik dan mental, memperoleh gizi yang cukup, mendapatkan layanan kesehatan, serta menempuh pendidikan setinggi mungkin,” demikian pernyataan keluarga.

Bukan Hanya Memenuhi Kebutuhan Hari Ini

Bagi anak-anak yang kehilangan kedua orang tua, persoalan yang dihadapi tidak berhenti pada kebutuhan sehari-hari. Ada keberlanjutan pendidikan, pendampingan tumbuh kembang, kesehatan mental dan fisik, serta persiapan agar kelak mampu menjalani kehidupan secara mandiri.

Hal itulah yang ingin dijaga keluarga besar Muhamad Fajar Pramono. Javier, Fahreza, Zyandra, dan Aksa diharapkan tetap memperoleh kesempatan tumbuh dalam lingkungan yang mendukung, mendapatkan perhatian yang memadai, serta memiliki ruang untuk mengejar cita-cita mereka.

Keluarga berkomitmen mendampingi perkembangan fisik dan mental keempat anak tersebut, termasuk pemenuhan kebutuhan gizi, layanan kesehatan, dan keberlanjutan pendidikan hingga jenjang sarjana (S-1).

Target tersebut menjadi bagian dari ikhtiar jangka panjang agar mereka tidak hanya mampu melewati masa sulit saat ini, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang sehat, berilmu, berakhlak baik, dan mandiri.

“Kami memohon doa agar anak-anak ini tumbuh menjadi generasi yang kuat, berilmu, dan mandiri. Semoga ikhtiar bersama ini dapat mengantarkan mereka meraih cita-cita, meskipun harus menjalani kehidupan tanpa kehadiran kedua orang tua,” lanjut pernyataan keluarga.

Gandeng Pesantren, BAZNAS, dan Dewan Pendidikan

Untuk menjaga keberlanjutan pendampingan, keluarga berupaya membangun sinergi dengan Pondok Mambaul Hisan Ponorogo, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo, serta Dewan Pendidikan Kabupaten Ponorogo.

Kerja sama juga diharapkan melibatkan lembaga lain yang memiliki kepedulian terhadap tumbuh kembang anak. Melalui sinergi tersebut, dukungan bagi keempat anak diharapkan semakin kuat, baik dalam aspek pengasuhan, pendidikan, kesehatan, pemenuhan gizi, maupun pembentukan karakter.

Keluarga juga membuka kesempatan bagi masyarakat dan para dermawan untuk terlibat secara sukarela. Dengan demikian, pendampingan terhadap Javier, Fahreza, Zyandra, dan Aksa tidak hanya menjadi tanggung jawab keluarga, tetapi juga dapat diperkuat melalui kepedulian bersama.

Buka Donasi untuk Pendidikan hingga Sarjana

Sebagai bagian dari upaya mendukung masa depan keempat anak, keluarga membuka donasi bagi masyarakat yang ingin memberikan santunan dan bantuan.

Dana yang terkumpul diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan tumbuh kembang, gizi, kesehatan, dan pendidikan mereka hingga menyelesaikan pendidikan sarjana serta mampu hidup mandiri.

Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi, donasi dapat disalurkan melalui rekening berikut:

  • Bank: Bank Mandiri
  • Nomor rekening: 1420012662366
  • Atas nama: Muhamad Fajar Pramono
  • Narahubung: Binti Maesaroh
  • Nomor kontak: 085792385862 / 087796666120

Keluarga menyampaikan terima kasih kepada Plt. Bupati Ponorogo Lisdyarita beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Kapolres, Kapolda Jawa Timur dan Lampung, Kementerian Sosial, unsur Muspika Kecamatan Slahung, lurah beserta jajaran, serta seluruh pihak yang telah memberikan perhatian, doa, dan dukungan.

Apresiasi juga disampaikan kepada Maya Nikasari, konten kreator, serta pihak-pihak lain yang turut menunjukkan kepedulian terhadap kondisi keempat anak tersebut.

“Kami percaya bahwa kepedulian yang diberikan dengan tulus merupakan amal kebaikan. Semoga setiap bantuan, doa, dan perhatian menjadi ladang pahala di sisi Allah SWT, serta membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat,” demikian pernyataan keluarga.

Pada akhirnya, komitmen mendampingi empat anak ini bukan semata tentang memberikan bantuan sesaat. Lebih dari itu, keluarga berharap tumbuhnya solidaritas sosial dapat membantu Javier, Fahreza, Zyandra, dan Aksa memperoleh kesempatan yang layak untuk hidup, belajar, meraih cita-cita, dan membangun masa depan mereka sendiri.(Red/Humas).

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar