BREAKING NEWS

Rutan Ponorogo dan Bapas Madiun Mulai Petakan Kebutuhan Warga Binaan untuk Pusat Rehabilitasi


PONOROGO, SINYALPONOROGO
 
– Dua belas warga binaan Rutan Kelas IIB Ponorogo menjalani asesmen awal sebagai bagian dari persiapan pembentukan Pusat Rehabilitasi dan Reedukasi, Rabu (7/10/2026).

Asesmen yang berlangsung di Aula Rutan Ponorogo itu dilakukan bersama Balai Pemasyarakatan (Bapas) Madiun. Tahap ini menjadi langkah awal untuk memetakan kondisi, kebutuhan, sekaligus potensi warga binaan sebelum program rehabilitasi dan reedukasi diterapkan.

Petugas menggali informasi melalui wawancara langsung dengan masing-masing warga binaan. Data tersebut nantinya menjadi dasar dalam menentukan bentuk pembinaan yang dinilai paling sesuai.

Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Ponorogo, Yusril Arinaldy Asdira, mengatakan asesmen penting dilakukan agar program pembinaan tidak berjalan seragam, tetapi dapat disesuaikan dengan kebutuhan warga binaan.

“Melalui kegiatan ini, kami dapat memperoleh gambaran mengenai kebutuhan dan potensi warga binaan sehingga nantinya program pembinaan yang diberikan dapat lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Kolaborasi Rutan Ponorogo dan Bapas Madiun menjadi bagian dari tindak lanjut arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) dalam memperkuat pola pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.

Hasil asesmen diharapkan mampu memberikan gambaran awal mengenai intervensi yang diperlukan, sekaligus menjadi pijakan dalam menyusun program rehabilitasi dan reedukasi yang lebih terarah.

Bagi Rutan Ponorogo, pembentukan pusat tersebut bukan sekadar menambah program pembinaan. Lebih jauh, asesmen menjadi pintu untuk memastikan proses pembinaan disusun berdasarkan kondisi dan potensi masing-masing warga binaan, sehingga peluang perubahan positif setelah menjalani masa pidana dapat semakin kuat.(Nang/Red).

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar