JELANG DEKLARASI PASANGAN IPONG-BAMBANG, YHANIE WIJAYA : KEMENANGAN ITU SUDAH DEKAT DAN SANGAT NYATA UNTUK INCUMBENT
0 menit baca
Siman, Sinyalponorogo - Sehari jelang deklarasi pasangan bakal calon Bupati dan wakil bupati Ponorogo (Drs. Ipong Muchlissoni dan Bambang Triwahono, SH, MM) pada hari Kamis, 3 September 2020 di halaman masjid Kauman kota lama pasar pon ternyata mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat.
Apalagi, team kampanye pasangan incumbent ini telah menyiapkan berbagai keperluan masyarakat ketika hadir dalam acara tersebut mulai hiburan reyog, jaran thek, gajah-gajahan, kebo-keboan, unto-untonan dan seni Hadroh serta berbagai makanan yang disajikan di angkringan semuanya disediakan secara gratis untuk masyarakat yang hadir sekaligus untuk memberi dukungan dan suport agar pasangan incumbent menang pada pilkada Ponorogo 2020.
Yhanie Wijaya, SH seorang pengamat sekaligus ahli supranatural jauh-jauh hari telah mengetahui jika pasangan incumbent (ipong-Bambang) yang diusung banyak partai akan dengan mudah memenangkan pilkada Ponorogo yang akan digelar para 9 Desember 2020 akan datang.
Dijelaskan Yhanie Wijaya bahwa kemenangan pasangan ipong-Bambang itu nyata dan sudah sangat dekat memang tidak bisa dipungkiri. Beberapa hal diantaranya bahwa pasangan ini mendapat dukungan dari banyak partai besar yaitu (Nasdem 10, PKB 8, Gerindra 5, Demokrat 5, PKS 4 , Golkar 4, dengan jumlah kursi mencapai 36 dengan melawan kubu sebelah hanya ada 9 kursi.
"Dari jumlah pendukung partai jauh melebihi dari yang diperkirakan. Dan itu baik. Jika semua mesin partai bekerja maka selesai sudah."ungkap Yhanie lalu tersenyum.
Belum lagi dukungan dari kaum Nahdiyin yang merupakan perpanjangan dari partai PKB di Jawa timur yang memiliki basis massa cukup besar juga kepada pasangan incumbent. Sehingga itu juga menjadi modal besar bagi pasangan Ipong-bambang bisa memenangkan pilkada Ponorogo.
Disamping itu lanjut Yhanie Wijaya bahwa selama dipimpin Bupati ipong, ada banyak program pro rakyat dan itu bisa dirasakan manfaatnya bagi wong cilik. Seperti dari sektor pertanian adanya pemberian pupuk organik cair (POC). Pemberian POC tersebut telah terbukti dan sejak tahun 2017 hingga sekarang program tersebut masih jalan. Hasil pertanian meningkat dan biaya operasional petani juga turun dengan adanya bantuan pupuk tersebut maka secara otomatis pendapatan petani juga meningkat.
Disektor kebudayaan adanya pemberian bantuan perangkat reyog di desa yang belum memiliki perangkat. Karena, sebagai daerah lahirnya reyog maka akan sangat janggal bila disuatu desa atau kelurahan tidak memiliki group maupun perangkat reyog. Dan itu dilanjutkan dengan gebyar reyog setiap bulan di tanggal 11. "Itu bentuk nguri-nguri budaya Ponorogo. Kalau bukan kita siapa lagi."jelas Yhanie Wijaya.
Selain itu dari sisi religius bahwa di era pemerintahan Bupati Ipong juga ada program umroh gratis. Dimana, para kyai kampung dan karbit yanh selama ini tidak pernah bermimpi bisa pergi umroh dengan prigram tersebut mereka bisa pergi ke tanah suci."Itu program yang luar biasa bagus. Dan sangat menyentuh masyarakat kecil karena mereka berkesempatan bisa pergi umroh."terangnya.
Dan yang utama lagi adalah soal pembangunan infrastruktur di Ponorogo memang luar biasa masif. Dimana, dari segi anggaran dibanding tahun-tahun sebelumnya jauh lebih besar diera bupati Ipong dan itu sebagai bentuk tanggungjawab moral bupati atas janji kampanye dulu. Meski belum tuntas karena terbatasnya kemampuan APBD maka beberapa hal yang masih tertunda akan dilanjutkan di periode berikutnya.
"Saya melihat langsung bahwa perbaikan jalan di Ponorogo luar biasa bagus dan semua desa merasakan itu. Jalan sudah pada bagus meski ada satu dua jalur yang belum terjangkau tapi secara umum sudah bagus jalanan di Ponorogo."tegasnya.
Sementara itu soal pihak kubu sebelah begitu gencar melakukan aksi menjelek-jelekkan incumbent dengan berbagai fitnah dan seolah-olah bupati Ipong tidak pernah berbuat sesuatu untuk Ponorogo tentu sesuatu yang tidak masuk akal dan bisa dinalar.
Padahal jelas, mereka juga menikmati dari pembangunan di era bupati ipong mulai jalan bagus, pasar-pasar dibangun untuk menggeliatkan perekonomian masyarakat Ponorogo, distinasi wisata juga makin berkembang dengan adanya desa wisata. Bekum lagi beberapa program pro rakyat juga cukup banyak.
"Saya melihat masyarakat Ponorogo sudah pada cerdas. Mereka bisa melihat dan menyaksikan sendiri. Dan badai atau fitnah itu akan sirna seiring berjalannya waktu. Dan ingat.. semua akan kembali kepada apa yang mereka lakukan dan perbuat."pungkasnya.(NR)
Apalagi, team kampanye pasangan incumbent ini telah menyiapkan berbagai keperluan masyarakat ketika hadir dalam acara tersebut mulai hiburan reyog, jaran thek, gajah-gajahan, kebo-keboan, unto-untonan dan seni Hadroh serta berbagai makanan yang disajikan di angkringan semuanya disediakan secara gratis untuk masyarakat yang hadir sekaligus untuk memberi dukungan dan suport agar pasangan incumbent menang pada pilkada Ponorogo 2020.
![]() |
| Yhanie Wijaya, SH Pengamat politik ponorogo |
Dijelaskan Yhanie Wijaya bahwa kemenangan pasangan ipong-Bambang itu nyata dan sudah sangat dekat memang tidak bisa dipungkiri. Beberapa hal diantaranya bahwa pasangan ini mendapat dukungan dari banyak partai besar yaitu (Nasdem 10, PKB 8, Gerindra 5, Demokrat 5, PKS 4 , Golkar 4, dengan jumlah kursi mencapai 36 dengan melawan kubu sebelah hanya ada 9 kursi.
"Dari jumlah pendukung partai jauh melebihi dari yang diperkirakan. Dan itu baik. Jika semua mesin partai bekerja maka selesai sudah."ungkap Yhanie lalu tersenyum.
Belum lagi dukungan dari kaum Nahdiyin yang merupakan perpanjangan dari partai PKB di Jawa timur yang memiliki basis massa cukup besar juga kepada pasangan incumbent. Sehingga itu juga menjadi modal besar bagi pasangan Ipong-bambang bisa memenangkan pilkada Ponorogo.
Disamping itu lanjut Yhanie Wijaya bahwa selama dipimpin Bupati ipong, ada banyak program pro rakyat dan itu bisa dirasakan manfaatnya bagi wong cilik. Seperti dari sektor pertanian adanya pemberian pupuk organik cair (POC). Pemberian POC tersebut telah terbukti dan sejak tahun 2017 hingga sekarang program tersebut masih jalan. Hasil pertanian meningkat dan biaya operasional petani juga turun dengan adanya bantuan pupuk tersebut maka secara otomatis pendapatan petani juga meningkat.
Disektor kebudayaan adanya pemberian bantuan perangkat reyog di desa yang belum memiliki perangkat. Karena, sebagai daerah lahirnya reyog maka akan sangat janggal bila disuatu desa atau kelurahan tidak memiliki group maupun perangkat reyog. Dan itu dilanjutkan dengan gebyar reyog setiap bulan di tanggal 11. "Itu bentuk nguri-nguri budaya Ponorogo. Kalau bukan kita siapa lagi."jelas Yhanie Wijaya.
Selain itu dari sisi religius bahwa di era pemerintahan Bupati Ipong juga ada program umroh gratis. Dimana, para kyai kampung dan karbit yanh selama ini tidak pernah bermimpi bisa pergi umroh dengan prigram tersebut mereka bisa pergi ke tanah suci."Itu program yang luar biasa bagus. Dan sangat menyentuh masyarakat kecil karena mereka berkesempatan bisa pergi umroh."terangnya.
Dan yang utama lagi adalah soal pembangunan infrastruktur di Ponorogo memang luar biasa masif. Dimana, dari segi anggaran dibanding tahun-tahun sebelumnya jauh lebih besar diera bupati Ipong dan itu sebagai bentuk tanggungjawab moral bupati atas janji kampanye dulu. Meski belum tuntas karena terbatasnya kemampuan APBD maka beberapa hal yang masih tertunda akan dilanjutkan di periode berikutnya.
"Saya melihat langsung bahwa perbaikan jalan di Ponorogo luar biasa bagus dan semua desa merasakan itu. Jalan sudah pada bagus meski ada satu dua jalur yang belum terjangkau tapi secara umum sudah bagus jalanan di Ponorogo."tegasnya.
Sementara itu soal pihak kubu sebelah begitu gencar melakukan aksi menjelek-jelekkan incumbent dengan berbagai fitnah dan seolah-olah bupati Ipong tidak pernah berbuat sesuatu untuk Ponorogo tentu sesuatu yang tidak masuk akal dan bisa dinalar.
Padahal jelas, mereka juga menikmati dari pembangunan di era bupati ipong mulai jalan bagus, pasar-pasar dibangun untuk menggeliatkan perekonomian masyarakat Ponorogo, distinasi wisata juga makin berkembang dengan adanya desa wisata. Bekum lagi beberapa program pro rakyat juga cukup banyak.
"Saya melihat masyarakat Ponorogo sudah pada cerdas. Mereka bisa melihat dan menyaksikan sendiri. Dan badai atau fitnah itu akan sirna seiring berjalannya waktu. Dan ingat.. semua akan kembali kepada apa yang mereka lakukan dan perbuat."pungkasnya.(NR)

