BREAKING NEWS

Enam Nama Mengerucut, Penentuan Ketua PSHT Ponorogo Kini di Tangan Pusat Madiun

Enam kandidat calon ketua cabang dan dewan cabang PSHT cabang Ponorogo 2026-2031

PONOROGO, SINYALPONOROGO
– Dinamika organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Ponorogo Pusat Madiun memasuki babak krusial. Melalui forum Parapatan Cabang yang digelar Ahad (26/4/2026), tujuh formatur resmi mengerucutkan sejumlah nama untuk diusulkan sebagai calon ketua cabang dan ketua dewan cabang.

Pimpinan sidang, Mas Tono Suharyanto, menyampaikan bahwa proses penjaringan berjalan sesuai mekanisme organisasi yang berlaku. Dari hasil musyawarah formatur, muncul tiga nama calon ketua cabang, yakni Moh. Komarudin, Nur Hamid, dan Prijono Boedi Setiawan.

Sementara itu, untuk posisi ketua dewan cabang, tiga nama yang diusulkan adalah Hasyim Ashari, Heru Trimawan, dan Duryatim.

“Enam nama ini merupakan hasil kesepakatan formatur dan akan kami kirimkan ke pusat sesuai tata tertib yang berlaku,” ujar Tono dalam forum tersebut.

Namun, keputusan akhir tidak berada di tingkat cabang. Sesuai dengan mekanisme organisasi, penentuan ketua cabang dan ketua dewan cabang sepenuhnya menjadi hak prerogatif PSHT Pusat Madiun.

Ketua PSHT Pusat Madiun, Kang Mas Murdjoko, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, menegaskan bahwa proses penetapan tidak akan berlangsung lama. Ia menyebut, selain Ponorogo, terdapat sekitar tujuh cabang lain yang juga telah menyelesaikan parapatan.

“Setelah semua usulan masuk, akan segera kami musyawarahkan di pusat. Insyaallah tidak sampai satu minggu sudah keluar keputusan,” jelas Murdjoko kepada awak media.

Momentum ini menjadi penanda penting bagi arah kepemimpinan PSHT Ponorogo ke depan. Di tengah ekspektasi warga SH Terate yang menginginkan soliditas dan kemajuan organisasi, figur ketua yang terpilih nantinya diharapkan mampu merangkul seluruh elemen dan menjaga marwah ajaran persaudaraan.

Parapatan cabang bukan sekadar forum formalitas. Ia menjadi ruang konsolidasi nilai, tempat arah organisasi ditentukan, sekaligus cermin kedewasaan berdemokrasi dalam tubuh PSHT. Kini, harapan itu bergantung pada keputusan pusat—yang tak hanya memilih sosok, tetapi juga menentukan masa depan persaudaraan di bumi Reog.

Penulis : Nanang

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar