Istighotsah Sambut 10 Muharam, PSHT Ponorogo Satukan Doa dari Cabang hingga Ranting

Suasana istigosah PSHT cabang Ponorogo di padepokan sambut malam 10 Muharam
PONOROGO, SINYALPONOROGO – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Ponorogo menggelar istighotsah dalam rangka menyambut malam 10 Muharam dengan penuh khidmat, Rabu malam (22/4/2026). Kegiatan dipusatkan di padepokan PSHT Cabang Ponorogo, sementara seluruh ranting se-Kabupaten Ponorogo juga menggelar istighotsah serentak di wilayah masing-masing, yang dipimpin langsung secara daring (Zoom) dari pusat kegiatan di padepokan.
Suasana religius terasa kuat, menyatukan ribuan warga PSHT dalam satu ikatan doa, meski terpisah jarak. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PSHT Cabang Ponorogo Moh. Komarudin, Ketua Dewan Cabang Heru Trimawan, jajaran pengurus, serta para siswa PSHT Komisariat Pemkab Ponorogo.
Ketua Cabang PSHT Ponorogo, Moh. Komarudin, dalam sambutannya menegaskan bahwa istighotsah ini menjadi momentum penting untuk memperkuat spiritualitas sekaligus menjaga nilai-nilai luhur organisasi.
“Istighotsah ini kita pusatkan di cabang, dan seluruh ranting mengikuti serta melaksanakan secara serentak dengan dipimpin dari padepokan. Ini bentuk kebersamaan dan kekompakan warga PSHT dalam berdoa,” ujarnya.
Menurutnya, doa yang dipanjatkan tidak hanya ditujukan untuk keselamatan dan kelancaran seluruh warga PSHT, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan kepada para sesepuh dan pendiri yang telah wafat.
“Doa kita kirimkan untuk para pendiri dan sesepuh PSHT, dari pusat hingga ranting. Semoga mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah, serta kita semua diberikan kemudahan dalam menjalani kehidupan dan perjuangan organisasi,” tambahnya.
Lebih jauh, Komarudin juga berharap melalui doa bersama ini, seluruh warga PSHT memperoleh syafaat di hari akhir serta diberi kelancaran dalam setiap langkah. Tak kalah penting, doa juga dipanjatkan untuk kelancaran agenda organisasi mendatang.
“Menjelang Parapatan cabang pada 26 April nanti, kita berharap semua berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang amanah bagi PSHT Ponorogo,” ungkapnya.
Rangkaian istighotsah berlangsung khusyuk, dengan lantunan doa dan dzikir yang menggema dari padepokan hingga ke seluruh ranting. Momentum ini sekaligus menjadi penguat ikatan persaudaraan dan pengingat akan pentingnya menjaga warisan nilai-nilai PSHT.
Di akhir acara, Ketua Cabang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan menyukseskan kegiatan tersebut.
Istighotsah ini menjadi bukti bahwa di tengah perkembangan zaman, PSHT Ponorogo tetap menjaga tradisi spiritual dan kebersamaan sebagai fondasi utama dalam melangkah ke depan.
Penulis : Nanang