Posbakum Sudah 100 Persen di Ponorogo, Atika Banowati Dorong Masyarakat Melek Hukum

Kompak, acara sosialisasi hukum bersama Hj. Atika Banowati, SH anggota Komisi D DPRD Propinsi Jatim fraksi partai Golkar
PONOROGO, SINYALPONOROGO – Upaya mendekatkan layanan hukum kepada masyarakat terus digenjot. Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur, Hj. Atika Banowati, SH, menegaskan pentingnya kesadaran hukum dalam kehidupan masyarakat saat menggelar sosialisasi Pos Bantuan Hukum (Posbakum) di Maesa Hotel, Ahad (26/4/2026).
Dalam sambutannya, politisi Partai Golkar dari Dapil IX (Ponorogo, Trenggalek, Pacitan, Magetan, dan Ngawi) itu menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial. Lebih dari itu, menjadi bagian dari upaya nyata DPRD Jatim untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat.
“Sebagai negara hukum, masyarakat harus paham hukum. Kegiatan ini menjadi jembatan agar warga tidak lagi merasa jauh dari akses keadilan,” ujarnya.
Kegiatan ini menggandeng Bagian Hukum Setda Kabupaten Ponorogo sebagai narasumber. Hadir Indra Aji Saputra, SH, MH yang memaparkan secara lugas posisi strategis Posbakum dalam sistem hukum nasional.
Menurut Indra, pembentukan Posbakum merupakan amanah undang-undang sekaligus bagian dari program nasional pemerintahan Presiden Prabowo. Di Ponorogo, capaian pembentukan Posbakum bahkan telah menyentuh angka 100 persen.
“Sebanyak 307 desa dan kelurahan di Ponorogo sudah memiliki Posbakum. Ini langkah penting agar layanan hukum semakin dekat dan mudah diakses masyarakat,” jelasnya.
Namun, capaian tersebut belum sepenuhnya diikuti optimalisasi layanan. Keterbatasan anggaran menjadi kendala utama, terutama dalam penguatan kapasitas paralegal di tingkat desa.
Padahal, peran paralegal dinilai krusial. Mereka menjadi ujung tombak dalam memberikan edukasi hukum, membantu penyusunan laporan, hingga memediasi persoalan masyarakat secara non-litigasi.
“Posbakum ini gratis. Fokusnya jelas, masyarakat kurang mampu dan kelompok rentan yang membutuhkan pendampingan hukum awal,” imbuhnya.
Kegiatan ini diikuti berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan dunia usaha. Ketua Kadin Ponorogo, Ramza Rolanda, turut hadir bersama peserta lain yang antusias mengikuti jalannya sosialisasi.
Dengan tema hukum yang diangkat kali ini, Atika berharap kesadaran hukum masyarakat terus meningkat. Ia juga membuka kemungkinan tema-tema lain akan diangkat dalam kegiatan serupa ke depan, menyesuaikan kebutuhan masyarakat.
“Yang terpenting, masyarakat tidak lagi takut atau bingung ketika berhadapan dengan persoalan hukum,” pungkasnya.
Penulis : Nanang
