BREAKING NEWS

SPPG Ngumpul–Balong Ajukan Hentikan Operasional Sementara, Fokus Renovasi dan Pembenahan


PONOROGO, SINYALPONOROGO
– Polemik dugaan pelanggaran di dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) SPPG Ngumpul–Balong memasuki babak baru. Pihak pengelola SPPG kini mengambil langkah korektif dengan mengajukan penghentian operasional sementara guna melakukan renovasi dan pembenahan menyeluruh.

Koordinator Wilayah SPPI MBG Kabupaten Ponorogo, Shiella, membenarkan hal tersebut. Ia menyebut, pengajuan sudah dilakukan sejak 20 April 2026 dan saat ini tinggal menunggu persetujuan resmi dari Kedeputian Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN).

“Izin pak, dari SPPG Ngumpul mengajukan pemberhentian operasional untuk dilakukan renovasi. Saat ini kami menunggu surat resmi dari BGN,” ujar Shiella kepada sinyal Ponorogo Selasa, 21/04/2026.

Langkah ini diambil sebagai respons atas laporan Dewan Pimpinan Cabang Forum Aspirasi dan Advokasi Masyarakat (FAAM) yang sebelumnya menyoroti sejumlah persoalan serius di SPPG tersebut.

Mulai dari pengelolaan limbah yang dinilai buruk, saluran IPAL yang bermasalah, hingga kondisi fasilitas yang dianggap belum memenuhi standar kelayakan. Bahkan, aspek keselamatan kerja juga menjadi perhatian, menyusul kondisi lantai yang licin dan berisiko bagi para pekerja.

FAAM sendiri telah secara resmi melayangkan permohonan audit, verifikasi ulang, hingga dorongan tindakan tegas terhadap operasional SPPG Ngumpul–Balong. Temuan tersebut dinilai berpotensi mengganggu keamanan pangan dan membahayakan penerima manfaat program.

Namun di tengah sorotan tajam itu, keputusan penghentian sementara justru menjadi titik balik. Alih-alih menunggu sanksi, pengelola memilih melakukan pembenahan dari dalam.

Langkah ini dinilai sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus komitmen menjaga kualitas program MBG yang menjadi salah satu program strategis nasional.

Penghentian operasional sementara ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga momentum evaluasi menyeluruh. Tujuannya jelas—agar ke depan, layanan pemenuhan gizi benar-benar berjalan sesuai standar, aman, dan layak.

Karena pada akhirnya, keberhasilan program MBG bukan hanya soal distribusi makanan, melainkan juga tentang jaminan kualitas, keamanan, dan kepercayaan publik.

Penulis : Nanang

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar