Tancap Gas Usai Dilantik, Sekda Ugin Siapkan Mutasi Besar-besaran di Pemkab Ponorogo

Dr. Agus Sugiarto, M.Si
Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo
PONOROGO, SINYALPONOROGO – Baru hitungan jam dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo, Dr. Agus Sugiarto, M.Si langsung bergerak cepat. Pria yang akrab disapa Ugin itu tak ingin larut dalam seremoni. Ia memilih “tancap gas” menata ulang birokrasi melalui skema mutasi dan seleksi terbuka jabatan eselon II.
Langkah cepat ini bukan tanpa alasan. Sejumlah posisi strategis di lingkungan Pemkab Ponorogo saat ini kosong, sebagian karena ditinggal pensiun, sementara lainnya akan segera menyusul dalam beberapa bulan ke depan. Kondisi ini dinilai krusial dan berpotensi mengganggu efektivitas pelayanan publik jika tidak segera diisi.
Plt Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyarita, secara tegas memberi sinyal percepatan. Ia meminta Sekda baru segera melakukan langkah konkret untuk mengatasi kekosongan jabatan tersebut.
“Karena kita kekurangan pejabat eselon II, saya sudah minta Pak Sekda baru segera dilakukan mutasi,” ujarnya usai pelantikan di Pringgitan, Jumat (10/4/2026).
Menjawab mandat itu, Ugin memastikan pihaknya langsung bergerak. Ia menegaskan bahwa tahapan awal akan dimulai dari evaluasi menyeluruh terhadap kinerja organisasi, dilanjutkan dengan pemetaan jabatan, asesmen, hingga pergeseran posisi yang dinilai perlu.
“Setelah ini kita lakukan evaluasi, mapping, termasuk pergeseran dan asesmen,” tegasnya.
Langkah ini bukan sekadar rotasi jabatan. Lebih dari itu, mutasi dan seleksi terbuka diharapkan mampu melahirkan formasi birokrasi yang adaptif, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks, keberadaan pejabat yang tepat di posisi yang tepat menjadi kunci.
Dengan waktu yang tak banyak—menghadapi gelombang pensiun pejabat dalam waktu dekat—Ugin dituntut bergerak presisi sekaligus cepat. Mutasi bukan lagi opsi, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjaga ritme pemerintahan tetap stabil.
Kini publik menanti, apakah langkah cepat Sekda baru ini mampu menjadi titik balik bagi pembenahan birokrasi di Ponorogo—menuju tata kelola pemerintahan yang lebih solid dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Penulis : Nanang