Ambulans Pengangkut Jenazah Parkir di Halaman Masjid, Warga Sawoo Resah dan Harap Relokasi

Keberadaan mobil ambulan pengangkut jenasah di pelataran masjid jadi bikin ganjel dihati...
PONOROGO, SINYALPONOROGO – Keberadaan sebuah mobil ambulans pengangkut jenazah yang terparkir di pelataran depan Masjid Darul Hikmah, Dukuh Ngemplak, Desa/Kecamatan Sawoo, Ponorogo, memunculkan keresahan di tengah warga sekitar.
Meski tidak menimbulkan persoalan besar secara langsung, namun kehadiran kendaraan tersebut di ruang terbuka yang menjadi akses utama menuju tempat ibadah dinilai memengaruhi kenyamanan psikologis sebagian masyarakat.
Sejumlah warga mengaku merasakan perasaan tidak nyaman, terutama saat melintas di waktu-waktu sepi seperti subuh maupun malam hari.
“Kalau subuh atau malam itu rasanya sedikit ‘ngganjel’ di hati. Apalagi anak-anak kecil, banyak yang jadi takut ke masjid,” ungkap salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan Rabu, 1/7/2026.
Menurut penuturan warga, penempatan ambulans tersebut sebenarnya sempat menuai protes sejak awal. Pasalnya, fungsi kendaraan sebagai pengangkut jenazah dinilai kurang tepat jika ditempatkan di area terbuka dan dekat dengan aktivitas ibadah.
“Dulu sempat diprotes warga. Bagaimanapun itu ambulans jenazah, rasanya agak gimana gitu,” imbuhnya.
Namun, hingga kini kendaraan tersebut masih tetap terparkir di lokasi yang sama. Kondisi fisik ambulans yang sudah cukup tua turut memperkuat kesan kurang nyaman bagi masyarakat.
“Kondisinya juga sudah tua, jadi kalau dilihat malah bikin pikiran ke mana-mana,” ujar warga lainnya.
Tidak hanya berdampak pada warga sekitar, keberadaan ambulans tersebut juga disebut berpengaruh terhadap jamaah luar yang melintas. Beberapa di antaranya disebut mengurungkan niat untuk singgah dan melaksanakan ibadah di masjid tersebut.
“Mungkin tidak tahu pasti alasannya, tapi kami yakin keberadaan ambulans di depan masjid itu membuat orang enggan mampir,” tambah warga.
Warga berharap agar ambulans pengangkut jenazah tersebut dapat dipindahkan ke lokasi yang lebih tertutup atau tidak berada di area utama masjid, sehingga tidak mengganggu kenyamanan dan ketenangan jamaah.
Menanggapi hal tersebut, Camat Sawoo, Dina Andriani, S.STP, M.Si, menyampaikan apresiasi atas informasi yang disampaikan masyarakat. Ia memastikan akan segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait.
“Terima kasih atas informasinya. Akan segera kami koordinasikan dengan pihak-pihak terkait,” ujarnya singkat.
Persoalan ini menjadi pengingat pentingnya penataan ruang publik, terutama di area tempat ibadah, agar tetap memperhatikan aspek kenyamanan sosial dan psikologis masyarakat tanpa mengesampingkan fungsi fasilitas yang ada.(Nang/Red).
