BREAKING NEWS

Viral Cinta PMI di Taiwan Berujung Bongkar Rahasia Nikah Siri dan Anak Tersembunyi


PONOROGO, SINYALPONOROGO
– Kisah asmara dua pekerja migran Indonesia (PMI) di Taiwan mendadak viral di media sosial. Bukannya menuai simpati, unggahan kebersamaan tersebut justru memicu polemik dan membuka rahasia masa lalu yang selama ini tersembunyi.

Perempuan bernama RHT, yang dikenal dengan akun Okha_Chan atau akrab disapa Garoh, warga Wringinanom, Kecamatan Sambit, Ponorogo, awalnya mengunggah momen kebersamaan dengan kekasihnya, Wahab, warga Dolopo, Kabupaten Madiun. Keduanya diketahui sama-sama bekerja di Taiwan.


Namun, unggahan itu berubah menjadi sorotan publik setelah muncul komentar dari akun Takada Chikusa, yang diketahui merupakan Kusmiyatin, warga Tulungagung, sekaligus istri siri Wahab. Dalam komentarnya, Kusmiyatin menyebut pria yang bersama Garoh adalah ayah dari anaknya.

Pernyataan tersebut sontak memicu reaksi warganet dan membuka fakta baru. Garoh mengaku tidak mengetahui sama sekali masa lalu kekasihnya tersebut.

“Saya tidak pernah tahu. Awal kenalan sampai menjalin hubungan, dia mengaku bujangan,” ujar Garoh kepada sinyal Senin, 13/7/2026.

Kaget dengan komentar tersebut, Garoh kemudian mengonfirmasi langsung kepada Wahab. Namun, menurut pengakuannya, Wahab awalnya tidak jujur hingga akhirnya ia menunjukkan bukti komentar Kusmiyatin di unggahannya. Dari situlah Wahab mengakui pernah menikah siri dengan Kusmiyatin dan memiliki seorang anak dari hubungan tersebut.

Meski pengakuan itu terungkap, polemik tidak berhenti. Garoh justru merasa dirugikan setelah muncul unggahan lain dari akun Takada Chikusa yang dinilai menyudutkan dirinya. Dalam unggahan tersebut, Kusmiyatin membagikan foto kebersamaannya dengan Wahab disertai keterangan yang menyinggung Garoh sebagai perebut pasangan orang.

Unggahan itu dengan cepat menyebar dan menuai ribuan respons dari warganet, mulai dari tanda suka hingga komentar yang memperkeruh suasana.

Merasa nama baiknya dicemarkan, Garoh mengaku telah berupaya menghubungi Kusmiyatin untuk meminta klarifikasi atas unggahan tersebut. Namun hingga kini, upaya tersebut belum mendapatkan respons.

“Kami keberatan dengan pernyataan yang disampaikan. Informasi itu tidak benar dan sangat merugikan kami,” tegasnya.

Garoh pun memberikan ultimatum kepada Kusmiyatin untuk segera menghapus unggahan terkait dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka di media sosial. Ia memberi waktu 2x24 jam. Jika tidak dipenuhi, pihaknya bersama keluarga akan menempuh jalur hukum atas dugaan pencemaran nama baik.

Sementara itu, Wahab saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi. Ia membenarkan pernah menikah secara siri dengan Kusmiyatin.

“Memang dulu pernah menikah siri dengan Kusmiyatin, tapi sudah berpisah. Dari hubungan itu ada satu anak,” ungkapnya.

Ia menegaskan hubungan tersebut telah lama berakhir dan masing-masing pihak telah menjalani kehidupan sendiri.

Kasus ini kini menjadi perbincangan luas, khususnya di wilayah Ponorogo, Madiun, dan Tulungagung. Selain memicu pro dan kontra di kalangan warganet, peristiwa ini juga menjadi pengingat akan pentingnya keterbukaan dalam hubungan, terutama bagi pasangan yang menjalani kehidupan di perantauan.

Hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Kusmiyatin terkait polemik yang berkembang. Sementara itu, langkah hukum yang disiapkan Garoh berpotensi membawa kasus ini ke ranah yang lebih serius jika tidak segera ada penyelesaian.(Nang/Red).


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar