Agus Salim Nahkoda Baru SMK PGRI 2 Ponorogo, Bidik Lulusan Jadi Rebutan Dunia Kerja

Agus Salim, S.Kom Nahkoda baru SMK PGRI 2 Ponorogo
PONOROGO, SINYALPONOROGO — Tongkat kepemimpinan SMK PGRI 2 Ponorogo resmi berganti. Agus Salim, S.Kom dipercaya menjadi kepala sekolah untuk masa bakti 2026–2030.
Pelantikan Agus Salim berlangsung di Aula SMK PGRI 2 Ponorogo, Kamis (20/8/2026). Prosesi tersebut dipimpin Dr. Sutejo selaku Ketua YPLP PGRI Kabupaten Ponorogo, yang sekaligus menyerahkan Surat Keputusan PB PGRI Pusat dan melantik Agus Salim atas nama PGRI Pusat.
Di bawah kepemimpinan barunya, Agus membawa target yang cukup ambisius. Ia ingin SMK PGRI 2 Ponorogo mampu melahirkan lulusan yang memiliki kompetensi dan daya saing tinggi, sehingga keberadaannya benar-benar dibutuhkan dunia kerja.
Bahkan, Agus berharap siswa tidak harus menunggu sampai lulus untuk mendapatkan peluang kerja. Dunia usaha dan industri diharapkan sudah melirik kompetensi mereka sejak masih berada di bangku sekolah.
“Harapan saya, lulusan SMK PGRI 2 Ponorogo ini paling ditunggu dunia kerja. Bahkan kalau bisa, sebelum lulus sudah banyak perusahaan yang menanti,” ujar Agus Salim usai pelantikan.
Menurut Agus, selama ini berbagai program sekolah telah berjalan. Namun, masih terdapat peluang yang dapat dikembangkan, terutama dalam memperluas jejaring dengan dunia usaha dan dunia industri.
Ia mengakui, siswa selama ini cenderung membidik perusahaan atau industri besar. Padahal, perusahaan kecil dan menengah juga memiliki peluang kerja yang cukup luas.
![]() |
| Agus Salim, S.Kom Kepala sekolah SMK PGRI 2 Ponorogo |
“Selama ini memang sudah berjalan, tetapi anak-anak lebih banyak mengincar industri besar. Perusahaan kecil belum begitu diperhatikan. Ini yang ke depan ingin kami dorong agar peluang kerja untuk lulusan semakin luas,” jelasnya.
Perkuat Sinergi dan Karakter Sekolah
Agus menyadari target tersebut tidak bisa diwujudkan seorang diri. Sebagai sekolah swasta yang berada di tengah persaingan dunia pendidikan yang semakin dinamis, dibutuhkan kerja bersama seluruh elemen sekolah.
Ia pun mengajak guru, staf, komite sekolah, yayasan, orang tua hingga seluruh komponen pendidikan untuk memperkuat sinergi.
“Sebagai sekolah swasta, kita bergerak dinamis di tengah kompetisi yang ketat. Oleh karena itu, saya mohon dukungan, kerja sama dan sinergi dari seluruh rekan-rekan guru, staf, komite sekolah serta seluruh komponen yang ada di sekolah ini,” katanya.
Selain kompetensi, Agus juga menaruh perhatian terhadap pembentukan karakter siswa. Menurutnya, lulusan SMK tidak cukup hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga harus mempunyai sikap, kedisiplinan, tanggung jawab dan kemampuan beradaptasi di lingkungan kerja.
Karena itu, ia ingin membangun karakter sekolah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada siswa dan orang tua.
“Pintu komunikasi akan selalu terbuka demi kemajuan bersama. Mari kita melangkah bersama menuju prestasi yang lebih tinggi dan kita bawa SMK PGRI 2 Ponorogo lebih baik lagi,” ujarnya.
Lanjutkan yang Baik, Benahi Kekurangan
Sebagai kepala sekolah baru, Agus tidak ingin memulai semuanya dari nol. Program yang selama ini telah berjalan dan memberikan manfaat bagi sekolah akan tetap dilanjutkan.
Sementara berbagai kekurangan akan menjadi bahan evaluasi untuk dilakukan pembenahan.
“Yang sudah baik akan kami teruskan. Apa yang masih menjadi kekurangan akan kami tutupi dan perbaiki demi kemajuan SMK PGRI 2 Ponorogo,” tegasnya.
Ia menambahkan, amanah sebagai kepala sekolah merupakan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Kepercayaan yang diberikan kepadanya akan dijawab dengan kerja nyata untuk membawa sekolah terus berkembang.
Dan bagi Agus Salim, ukuran keberhasilan itu sederhana: ketika lulusan belum sempat mencari pekerjaan, dunia kerja sudah lebih dulu mencari mereka.(Nang/Red).

