BREAKING NEWS

SMAN 2 Ponorogo Kembali Ukir Prestasi Nasional, Dari Bahasa Inggris hingga Jujitsu



PONOROGO, SINYALPONOROGO
 
– SMAN 2 Ponorogo atau yang akrab disebut Smada kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Plt. Kepala SMAN 2 Ponorogo, Supardi, sejumlah siswa sekolah yang berada di jantung Kota Ponorogo itu berhasil menorehkan prestasi dalam bidang bahasa Inggris dan olahraga.

Prestasi tersebut datang dari dua ajang berbeda yang berlangsung pada awal Oktober 2026.

Di bidang bahasa Inggris, dua siswi Smada berhasil membawa pulang penghargaan dari The UNESA 5 English Competition 2026 yang diselenggarakan HMP Sastra Inggris UNESA Campus 5 (SOLITE).

Kompetisi yang diikuti siswa SMA/SMK/MA dari berbagai daerah di Indonesia itu memasuki babak final pada 4 Oktober 2026 di Kampus 5 UNESA Magetan.

Siswi SMAN 2 Ponorogo, Fatia Tsabitha Shafwa S. (XI-6), berhasil meraih Juara Harapan 1 (1st Runner Up) Poetry Competition.

Sementara Khalila Kiran Ramadhani M. (XI-8) tampil sebagai Juara 1 Story Telling Competition.

Prestasi lainnya datang dari cabang olahraga jujitsu. Tifa Dwi Noviana (XI-8) berhasil membawa pulang dua gelar sekaligus dalam Kejuaraan Jujitsu Madiun Open Volume V Piala Wali Kota Madiun.

Kejuaraan tingkat nasional yang digelar 2–4 Oktober 2026 di Auditorium Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun tersebut diikuti lebih dari 800 atlet dari 64 dojo/camp.

Tifa sukses meraih Juara 2 Newaza System Putri U-18 (-44 kg) dan Juara 2 Fighting System Putri U-18 (-44 kg).

Rentetan capaian tersebut memperlihatkan bahwa prestasi siswa Smada tidak hanya bertumpu pada satu bidang. Bahasa, seni berbicara, hingga olahraga menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membawa nama SMAN 2 Ponorogo ke level nasional.

Bagi sekolah, prestasi itu juga menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan pendidikan yang memberi ruang bagi siswa untuk berkembang sesuai potensi masing-masing.

Di bawah asuhan Plt. Kepala SMAN 2 Ponorogo Supardi, Smada terus mendorong siswanya untuk berani berkompetisi, berprestasi, dan membawa nama sekolah di berbagai ajang.

Dari panggung kompetisi bahasa hingga arena jujitsu, Smada kembali menunjukkan bahwa prestasi bisa lahir dari banyak talenta.(Nang/Red).

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar