BREAKING NEWS

Dari Khitanan, Donor Darah hingga Santunan Yatim, BRB 2025 Tegaskan Wajah Sosial SH Terate

Kang mas Moh. Komarudin, Ketua PSHT cabang Ponorogo berikan santunan kepada anak yatim dalam rangkaian BRB 2025

PONOROGO, SINYALPONOROGO
— Bumi Reog Berdzikir (BRB) 2025 yang digagas Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Cabang Ponorogo tak hanya menjadi ruang spiritual dan budaya, tetapi juga panggung nyata kepedulian sosial. Sejak Rabu hingga Jumat (24–26 Desember 2025), rangkaian kegiatan BRB diisi aksi kemanusiaan yang menyentuh langsung masyarakat.

Rangkaian sosial itu ditutup dengan santunan kepada 103 anak yatim piatu di Padepokan SH Terate, Jalan Raya Ponorogo–Pacitan, Jumat (26/12/2025). Penutupan berlangsung haru, terlebih saat panitia memberikan hadiah spesial kepada seorang anak asal Kecamatan Sawoo yang berulang tahun tepat di hari kegiatan.


Ketua SH Terate Cabang Ponorogo, Moh. Komarudin, S.Ag., M.Si, menegaskan santunan yatim piatu merupakan pengejawantahan nilai luhur SH Terate dalam membentuk manusia berbudi pekerti.

“Ini adalah pendidikan karakter. SH Terate ingin hadir bukan hanya lewat pencak silat, tetapi juga kepedulian sosial,” ujarnya.

Ketua Panitia BRB 2025 Nur Hamid, S.Pd.I., M.Pd menjelaskan, santunan menjadi penutup dari rangkaian kegiatan sosial yang telah digelar selama tiga hari berturut-turut.

“Sejak Rabu hingga Jumat, kami menggelar khitanan massal, donor darah, dan ditutup santunan anak yatim piatu. Semua ini adalah bagian utuh dari BRB,” kata Nur Hamid.

Sementara itu, Koordinator Santunan Alim Nor Faizin, S.IP., M.Si menyebut seluruh penerima santunan telah melalui proses pendataan dari tingkat ranting hingga komisariat. Ia memastikan agenda sosial akan terus menjadi ruh BRB di tahun-tahun mendatang.

Salah satu penerima santunan, Muhamad Aldi Raditya Abizar, siswa kelas V SD asal Kelurahan Kertosari, mengaku senang bisa mengikuti kegiatan tersebut. Santunan yang diterimanya akan digunakan untuk kebutuhan sekolah.

Dengan berakhirnya rangkaian sosial pada 26 Desember, BRB 2025 masih akan berlanjut ke puncak acara yang dijadwalkan digelar Ahad, 28 Desember 2025, di Alun-alun Ponorogo. Acara puncak ini diproyeksikan menjadi ruang perjumpaan spiritual, budaya, dan persaudaraan warga SH Terate bersama masyarakat luas.

BRB 2025 pun menegaskan satu pesan: silat bukan semata tentang jurus, tetapi tentang empati, pengabdian, dan kebermanfaatan sosial.(Humas/Nang).

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar