Dzikir, Persaudaraan, dan Rezeki: Bumi Reog Berdzikir Jadi Berkah Ganda bagi Ponorogo

Berkah, BRB bawa rezeki kepada para pedagang di ponorogo
PONOROGO, SINYALPONOROGO – Kegiatan keagamaan tak selalu berhenti pada urusan langit. Di Alun-Alun Ponorogo, Minggu (28/12/2025), Bumi Reog Berdzikir 2025 justru menjelma menjadi ruang pertemuan antara spiritualitas, persaudaraan, dan denyut ekonomi rakyat kecil.
Ratusan pedagang kaki lima dan pelaku UMKM di sekitar lokasi acara merasakan langsung dampaknya. Lapak-lapak makanan, minuman, hingga aneka pernak-pernik diserbu ribuan pengunjung yang datang silih berganti sejak pagi hingga malam hari. Transaksi terjadi nyaris tanpa jeda.
Bagi Heru Bowoh, pedagang asal Kabupaten Ponorogo, acara ini menjadi penolong di tengah libur panjang sekolah.
“Biasanya saya berjualan keliling ke sekolah-sekolah. Saat libur seperti ini penghasilan pasti turun. Alhamdulillah, Bumi Reog Berdzikir memberi saya kesempatan tetap berjualan dan mencukupi kebutuhan keluarga,” ujarnya.
Heru berharap kegiatan serupa bisa terus digelar secara berkelanjutan. Menurutnya, acara keagamaan semacam ini bukan hanya memperkuat nilai spiritual masyarakat, tetapi juga menjaga roda ekonomi rakyat kecil tetap berputar.
Di sisi lain, ribuan warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun tumplek blek memadati Alun-Alun Ponorogo. Mereka datang dari berbagai daerah, menyatu dalam lantunan dzikir dan doa bersama yang menggema khidmat di jantung Bumi Reog.
Sejak pagi, arus kedatangan warga SH Terate tak pernah surut. Nuansa religius dan kebersamaan terasa kental, menciptakan atmosfer damai yang jarang ditemui dalam agenda massal berskala besar.
Bumi Reog Berdzikir 2025 pun menegaskan satu pesan penting: kegiatan keagamaan tak hanya menyatukan hati dan persaudaraan, tetapi juga mampu menghadirkan keberkahan nyata bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Ponorogo.(Humas/Nang).