BREAKING NEWS

Berangkat dari Pondok Pesantren, Pickleball Ponorogo Bidik Prestasi Porprov 2027

Ramza Rolanda, ketua IPF Ponorogo menggelar Turnamen perdana di PP Darul Falah 

PONOROGO, SINYALPONOROGO
- Cabang olahraga pickleball berpeluang menjadi kuda hitam baru bagi prestasi olahraga Ponorogo. Dengan pembinaan yang tepat dan prasarana yang memadai, cabor yang memadukan unsur tenis, bulu tangkis, dan tenis meja ini diyakini mampu menyumbang medali pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 mendatang.

Optimisme itu disampaikan Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Ponorogo, Sumani. Menurutnya, kehadiran induk organisasi pickleball di Ponorogo membuka ruang lahirnya atlet-atlet baru yang potensial. 

“Bukan tidak mungkin pickleball menyumbang medali Porprov. Syaratnya pembinaan berjalan dan sarana tersedia,” tegasnya.

Langkah awal pembinaan mulai dilakukan Indonesia Pickleball Federation (IPF) Ponorogo dengan menggelar turnamen perdana di Pondok Pesantren (PP) Darul Falah. Turnamen yang berakhir Minggu (18/1/2026) itu diikuti puluhan santri dari sejumlah pondok pesantren di Ponorogo. Menariknya, perkembangan pickleball di Bumi Reog justru berangkat dari lingkungan pesantren.


Ketua IPF Ponorogo, Ramsa Rolanda, menyebut PP Darul Falah menjadi pionir pengenalan pickleball di daerah. Hingga kini, lapangan pickleball paling representatif di Ponorogo juga berada di lingkungan pesantren tersebut. 

“Santri berlatih secara mandiri. Pimpinan PP Darul Falah yang pertama mempopulerkan pickleball di Ponorogo,” ujar Ramsa, Senin (19/1/2026).

Turnamen tersebut, lanjut Ramsa, bukan sekadar ajang silaturahmi olahraga, melainkan juga sarana penjaringan atlet. Kepengurusan IPF Ponorogo yang baru terbentuk pada 25 November 2025 menargetkan pengembangan serius, termasuk pembangunan lapangan pickleball tahun ini, sertifikasi pelatih, serta wasit.

IPF Ponorogo bahkan menyiapkan agenda menggelar kompetisi skala provinsi pada pertengahan 2026 sebagai bagian dari akselerasi pembinaan. 

“Pickleball relatif mudah dipelajari, santai tapi kompetitif, dan cocok untuk semua usia,” jelas Ramsa yang juga Ketua Kadin Ponorogo.

Dari pesantren, pickleball Ponorogo kini mulai menata langkah. Jika konsisten dikawal, bukan mustahil olahraga anyar ini menjadi jalan lahirnya prestasi baru, sekaligus mengharumkan nama Ponorogo di level regional hingga nasional.(Nang/Humas).

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar