BREAKING NEWS

Kades Lembah Bantah Isu Penyimpangan Proyek PISEW, Jalan Lembah–Trisono Mulai Bangkitkan Akses Warga

Program Pisew hubungkan dua desa Lembah-Trisono Babadan Ponorogo

PONOROGO, SINYALPONOROGO
– Kepala Desa Lembah, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Heri Setyo Kurniawan, membantah keras isu miring terkait proyek Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) berupa rabat jalan beton yang menghubungkan Desa Lembah dan Desa Trisono.

Ia menegaskan, proyek PISEW Tahun 2025 tersebut telah dilaksanakan sesuai tahapan dan telah melalui proses serah terima dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Yang perlu dipahami, proyek ini baru tahap pertama, bukan keseluruhan ruas jalan. Total akses sekitar dua kilometer, sementara yang dikerjakan saat ini sepanjang 802 meter. Ini bukan proyek mangkrak, tapi bertahap,” tegas Heri, Kamis (8/1/2026).

Proyek senilai Rp500 juta itu berada di bawah Ditjen Cipta Karya Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Timur, dilaksanakan secara swakelola tipe IV oleh Kelompok Kerja Sama Antar Desa (KKAD) Makmur Sejahtera. Pekerjaan meliputi jalan beton 802 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 15 sentimeter, dengan waktu pelaksanaan 85 hari, sejak 8 Oktober hingga 31 Desember 2025.

Heri juga meluruskan pemberitaan yang menyebut proyek tidak sesuai spesifikasi dan tidak menghubungkan dua desa. Menurutnya, secara administratif dan lokasi, proyek berada di wilayah Desa Lembah dan Desa Trisono, sesuai dokumen kontrak PISEW yang merupakan aspirasi anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Supriyanto.

“Manfaatnya sudah dirasakan warga. Ke depan kami juga berencana membangun talut dan saluran di sepanjang jalan, serta mengusulkan kelanjutan sisa jalan pada program tahun berikutnya,” ujarnya.

Manfaat proyek tersebut dirasakan langsung oleh warga. Suharno, warga Dusun Banjarejo, Desa Trisono, mengaku kini akses jalan jauh lebih nyaman dibanding sebelumnya.

“Dulu jalan tanah, kalau hujan becek dan berlubang. Sekarang halus dan lancar. Ini sangat membantu, terutama untuk mengangkut hasil pertanian,” katanya.

Suharno berharap proyek PISEW dapat dilanjutkan hingga seluruh ruas jalan penghubung dua desa tuntas dibangun. “Kalau nanti bisa tersambung semua, aktivitas warga pasti makin lancar,” tambahnya.

Sebelumnya, sejumlah media online memberitakan dugaan ketidaksesuaian spesifikasi dan kekecewaan warga karena jalan belum sepenuhnya tembus hingga ujung Desa Trisono. 

Namun klarifikasi pemerintah desa menegaskan bahwa proyek PISEW merupakan pembangunan bertahap, dengan orientasi jangka panjang untuk memperkuat akses ekonomi dan pertanian warga di dua desa.

Penulis : Nanang

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar