BREAKING NEWS

Pembangunan Gerai KDMP Jambon Hampir Rampung, Kendala Lahan Jadi Tantangan Terakhir

Arief Kurniawan, SE, MM
Camat Jambon Ponorogo 

PONOROGO, SINYALPONOROGO
– Pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, hampir tuntas. Dari total 13 desa, sebanyak 10 desa telah masuk tahap pembangunan gerai, sementara tiga desa lainnya masih berpacu dengan persoalan lahan.

Camat Jambon, Arief Kurniawan, SE, MM, menyebut progres pembangunan KDMP di wilayahnya telah mendekati 100 persen. “Untuk KDMP di wilayah Jambon, dari 13 desa sudah ada 10 desa yang saat ini dalam proses pembangunan gerai,” kata Arief kepada Sinyal Ponorogo, Rabu (28/1/2026).

Arief menjelaskan, keterlambatan pengajuan lahan menjadi sebab utama tiga desa belum memulai pembangunan. Sejak terbitnya aturan baru per 14 Januari 2026, lahan yang berada di jalur hijau—yakni Lahan Sawah Dilindungi (LSD) dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B)—tidak lagi diperbolehkan digunakan untuk pembangunan gerai KDMP.

“Rata-rata desa memiliki lahan bengkok, dan itu masuk kategori lahan hijau, baik LSD maupun LP2B. Terpaksa harus mencari alternatif lahan lain,” ujarnya.

Sebelum aturan tersebut diberlakukan, kata Arief, pengajuan pembangunan gerai di lahan hijau masih dimungkinkan karena dapat dikeluarkan statusnya oleh Kementerian Pertanian. Namun, karena pengajuan dilakukan melewati batas waktu, opsi itu kini tertutup.

Sebagai jalan keluar, pemerintah desa didorong menempuh skema tukar guling dengan pihak ketiga atau masyarakat.

“Untuk Desa Srandil dan Kerebet sudah mendapatkan lahan melalui tukar guling. Sementara Desa Jambon masih dalam proses pencarian,” ungkap Arief.

Pihak kecamatan, lanjutnya, hanya dapat berperan sebagai fasilitator agar proses tukar guling berjalan sesuai aturan dan segera menemukan titik temu.

Meski demikian, Arief optimistis seluruh gerai KDMP di Kecamatan Jambon dapat segera rampung. Desa-desa yang sudah memulai pembangunan kini masuk tahap akhir dan mendekati finishing. 

“Harapannya target Maret sudah ready dan KDMP di wilayah Jambon bisa beroperasi,” pungkasnya.

Pembangunan KDMP di Jambon diharapkan menjadi penggerak ekonomi desa, memperkuat koperasi, serta membuka ruang kemandirian ekonomi berbasis masyarakat. Dengan sisa tantangan yang kian menyempit, Jambon tinggal menunggu waktu menuju kesiapan penuh.

Penulis : Nanang

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar