Rutan Ponorogo Gelar Posyandu Lansia, Rawat Kesehatan di Usia Senja Warga Binaan
PONOROGO, SINYALPONOROGO — Di balik tembok Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Ponorogo, perhatian terhadap kesehatan tetap berjalan. Jumat (23/1), Rutan Ponorogo menggelar Posyandu Lansia bagi warga binaan lanjut usia sebagai bentuk layanan kesehatan berkelanjutan dan humanis.
Sebanyak 14 warga binaan lansia mengikuti kegiatan yang dipusatkan di area kunjungan rutan. Program ini tak sekadar rutinitas administratif, melainkan upaya nyata menjaga kualitas hidup warga binaan di usia senja.
Kegiatan diawali dengan sosialisasi pola hidup bersih dan sehat, terutama praktik cuci tangan yang benar untuk mencegah penyakit menular. Edukasi sederhana namun krusial ini menjadi fondasi menjaga kesehatan di lingkungan rutan yang memiliki keterbatasan ruang dan mobilitas.
Selanjutnya, tenaga kesehatan Rutan Ponorogo melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh, mulai dari kondisi fisik hingga kesehatan umum. Untuk menunjang daya tahan tubuh, warga binaan lansia juga menerima extra fooding guna memenuhi kebutuhan gizi harian.
Kepala Rutan Ponorogo, M. Agung Nugroho, menegaskan Posyandu Lansia merupakan program rutin bulanan yang menjadi prioritas pelayanan.
“Ini bentuk kepedulian kami kepada warga binaan lansia. Kesehatan mereka harus terus dipantau agar tetap terjaga dan layak,” ujarnya.
Menurut Agung, pelayanan kesehatan merupakan bagian tak terpisahkan dari pembinaan pemasyarakatan. Negara, kata dia, tetap hadir memberikan perlindungan dan perhatian, termasuk bagi mereka yang tengah menjalani masa pidana.
Melalui Posyandu Lansia, Rutan Ponorogo berharap dapat menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan manusiawi, sekaligus memastikan bahwa usia dan kondisi fisik tidak menjadi penghalang bagi warga binaan untuk memperoleh hak dasar berupa layanan kesehatan.(Nang/Humas).
