BREAKING NEWS

SNAPO ACTION ke-6, SMPN 6 Ponorogo Konsisten Jadi Ruang Tumbuh Prestasi Pelajar SD/MI

Apresiasi kepada para peserta dalam keikutsertaannya di Snapo action 2026

PONOROGO, SINYALPONOROGO
— SMPN 6 Ponorogo kembali menegaskan diri sebagai sekolah yang aktif merawat prestasi dan karakter pelajar sejak dini. Melalui SNAPO ACTION 2026 (Snapo Art, Science, and Religion Competition), sekolah ini menggelar kompetisi tahunan yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-6, sekaligus menjadi rangkaian peringatan HUT ke-33 SMPN 6 Ponorogo.

Sri Iswantini, M.Pd
Kepala sekolah SMPN 6 Ponorogo 

Kepala SMPN 6 Ponorogo, Sri Iswantini, M.Pd, menegaskan SNAPO ACTION bukan sekadar lomba, melainkan agenda rutin yang terus berkembang dari tahun ke tahun. 

“Alhamdulillah, animo peserta selalu meningkat. Tahun ini jumlah peserta mencapai sekitar 500 siswa SD/MI se-Kabupaten Ponorogo, termasuk dari wilayah pinggiran seperti Pudak, Sooko, Ngrayun, Ngebel, Badegan hingga Sukorejo,” ujarnya kepada sinyal Ponorogo Selasa, 20/01/2026.

Diawali Spirit Religi dan Kepedulian Sosial

Rangkaian HUT ke-33 SMPN 6 Ponorogo tak langsung dimulai dengan lomba. Sejak pekan sebelumnya, sekolah menggelar kegiatan internal bernuansa religi dan sosial. Mulai dari salat dhuha, istighosah, khataman Al-Qur’an, hingga bakti sosial berbagi nasi kepada masyarakat sekitar dan panti asuhan.

Penampilan peserta dalam Snapo action SMPN 6 Ponorogo 

Dengan jumlah siswa sekitar 750 anak, setiap siswa membawa dua kotak nasi—satu disantap bersama guru, satu lagi dibagikan ke warga sekitar. “Yang kami bagikan jumlahnya ratusan. Ini bagian dari pendidikan karakter dan kepedulian sosial,” jelas Sri Iswantini.

11 Bidang Lomba, Seni Jadi Magnet Utama

Untuk kegiatan eksternal, SNAPO ACTION 2026 mempertandingkan 11 bidang lomba non-olahraga, yang digelar 19–21 Januari 2026 di SMPN 6 Ponorogo. Lomba tersebut meliputi:

1. MIPA

2. Da’i

3. Macapat

4. Tari Tunggal

5. Tari Kreasi Kelompok

6. Tahfidz

7. Baca Puisi

8. Poster

9. Tartil

10. Solo Vocal

11. Story Telling

Tahun ini, cabang tari mendapat perhatian khusus. Karena tingginya minat masyarakat terhadap seni, lomba tari dipecah menjadi tari individu dan tari kelompok. 

“Ini bentuk respons kami terhadap potensi seni yang sangat kuat di kalangan anak-anak,” tambahnya.

Juara harapan 1, 2, dan 3 diumumkan langsung usai lomba. Sementara juara 1, 2, dan 3 utama akan diumumkan secara khusus pada puncak acara.

Gebyar Seni di Jalan HOS Cokroaminoto, Jadi Puncak Acara

Berbeda dari tahun sebelumnya, puncak HUT ke-33 SMPN 6 Ponorogo tahun ini akan dikemas dalam Gebyar Kreasi atau Pentas Seni, yang digelar 31 Januari 2026 di Jalan HOS Cokroaminoto, tepat di depan sekolah.

Penampilan peserta snapo action 2026 

Pentas seni ini sekaligus menjadi momen penyerahan hadiah utama SNAPO ACTION. Panggung akan dipasang menghadap utara agar mudah terlihat masyarakat yang melintas. 

“Kami sudah mengurus perizinan ke Dishub, Satpol PP, Polres, Polsek, hingga izin lokasi. Siswa tampil, orang tua mendampingi, dan masyarakat bisa menikmati,” paparnya.

Perkenalkan SMPN 6 Sebagai Sekolah Pilihan

Menurut Sri Iswantini, seluruh rangkaian SNAPO ACTION bertujuan memperkenalkan SMPN 6 Ponorogo sebagai sekolah yang layak menjadi pilihan orang tua. 

“Kami ingin menunjukkan bahwa semua potensi anak bisa kami wadahi, baik akademik maupun non-akademik. Harapannya, orang tua bisa melihat langsung kualitas pendampingan yang kami berikan,” tegasnya.

Ia pun berharap SMPN 6 Ponorogo terus eksis dan mampu menjadi ruang tumbuh bagi anak-anak agar berkembang pesat di berbagai bidang. 

“SNAPO ACTION akan terus kami gelar setiap tahun, dengan inovasi baru. Kalau tahun lalu sukses, tahun ini harus ada gebrakan. Itu komitmen kami,” pungkasnya.

Penulis : Nanang 


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar