BREAKING NEWS

Warga Ponorogo Antusias Sambut Jembatan Perintis Garuda, Gotong Royong TNI–Rakyat Jadi Kunci

Anggota TNI dari kodim Ponorogo bersama rakyat gotong royong bangun jembatan 

PONOROGO, SINYALPONOROGO
– Pembangunan infrastruktur pedesaan kembali menunjukkan wajah kolaboratifnya. Program Jembatan Perintis Garuda yang digulirkan pemerintah disambut antusias warga Ponorogo. Di Kabupaten Reog ini, Kodim 0802/Ponorogo akan membangun 28 jembatan yang tersebar di seluruh kecamatan, dengan mengandalkan semangat gotong royong TNI dan masyarakat.

Komandan Kodim 0802/Ponorogo, Letkol Arh Farauk Saputra, S.Sos., MMDS, menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari upaya pemerataan infrastruktur di wilayah pedesaan, sekaligus bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Jembatan Perintis Garuda adalah program strategis pemerintah untuk membuka akses dan memperlancar mobilitas warga desa. Di Ponorogo, ada 28 titik yang akan dibangun dan seluruhnya dikerjakan oleh anggota Koramil, bersinergi dengan masyarakat dan unsur terkait di wilayah,” ujar Farauk, Rabu (14/1/2026).

Menurutnya, Kodim 0802/Ponorogo siap menjalankan tugas tersebut secara maksimal dan penuh tanggung jawab. Keterlibatan aktif perangkat desa dan warga menjadi kunci keberhasilan pembangunan, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di tingkat akar rumput.

“Ini bukan sekadar membangun jembatan, tetapi membangun harapan dan konektivitas warga. Kami siap bekerja bersama masyarakat demi kesejahteraan bersama, terutama untuk kelancaran transportasi dan aktivitas ekonomi warga,” tegasnya.

Antusiasme warga tampak nyata di Dusun Sempol, Desa Dadapan, Kecamatan Balong, salah satu lokasi pembangunan jembatan yang akan menghubungkan Desa Dadapan dengan Desa Jalen. Sejak tahap awal pembukaan lahan hingga pengecoran, warga bergotong royong bahu-membahu bersama anggota TNI.

Rohma Kurniaji (28), Kamituwo Dusun Sempol, mengaku warga sangat gembira dengan pembangunan jembatan tersebut.

“Kami semua sangat senang dan mendukung penuh. Sejak awal, warga dan perangkat desa ikut membantu bapak-bapak TNI kerja bakti,” ungkapnya.

Ia berharap jembatan ini nantinya benar-benar membawa manfaat bagi kehidupan sehari-hari warga, khususnya petani dan masyarakat desa yang selama ini terkendala akses.

“Semoga jembatan ini mempermudah mobilitas warga dan aktivitas pertanian. Ini sangat berarti bagi kami,” pungkasnya.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Ponorogo tak hanya menghadirkan infrastruktur fisik, tetapi juga menegaskan kembali nilai gotong royong sebagai fondasi pembangunan desa. Di sinilah jembatan bukan sekadar penghubung wilayah, melainkan penghubung harapan.(Nang/Humas).

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar