BREAKING NEWS

Marak Pencurian LPG 3 Kg, Rasa Aman Pelaku UMKM Ngrayun Terusik

Gambar hanya ilustrasi semata...

NGRAYUN, SINYALPONOROGO
— Rasa aman warga Kecamatan Ngrayun kian terusik. Dalam beberapa pekan terakhir, aksi pencurian tabung LPG 3 kilogram marak terjadi dan menyasar warung-warung kecil milik pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Bukan semata soal harga tabung gas, melainkan ketenangan hidup yang perlahan tergerus. Hal itu diungkapkan Mash HS, warga Ngrayun, yang mengaku resah setelah warung tempat istrinya berjualan ikut menjadi sasaran pencurian.

“Bukan soal mahalnya gas, tapi rasa aman kami jadi hilang. Warung kecil kok sampai dicuri,” kata Mash HS, Selasa (3/2/2026).

Menurut Mash HS, aksi pencurian LPG 3 kilogram bukan kali pertama terjadi. Sejumlah warung di wilayah Ngrayun dilaporkan mengalami kejadian serupa, mulai dari Warung Tumpak Lego, warung di bawah Puskesmas Ngrayun, hingga warung di sebelah selatan Taberi Mart. Terbaru, Warung Konco Dewe di Kidul Pasar Ngrayun menjadi korban.

Rentetan kejadian tersebut memunculkan dugaan adanya pola pencurian yang berulang. Tabung LPG 3 kilogram yang menjadi tulang punggung operasional warung kecil justru menjadi sasaran empuk, terutama pada malam hingga dini hari.

Bagi pelaku UMKM, kehilangan tabung gas bukan hanya kerugian materi, tetapi juga berdampak langsung pada terhentinya aktivitas usaha. Warung tak bisa beroperasi, pendapatan terhenti, sementara kebutuhan hidup terus berjalan.

Mash HS mengaku telah melaporkan kejadian pencurian tersebut ke Polsek Ngrayun. Ia berharap aparat kepolisian segera bertindak dan mengungkap pelaku agar keresahan warga tidak semakin meluas.

“Harapan kami sederhana, pelaku segera ditangkap supaya warga bisa kembali tenang,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Ngrayun belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi awak media melalui sambungan telepon belum mendapatkan respons.

Warga berharap kasus ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Penindakan tegas dinilai penting tidak hanya untuk memberikan efek jera, tetapi juga memulihkan rasa aman masyarakat. Selain itu, warga juga mengimbau adanya peningkatan kewaspadaan bersama serta koordinasi antara warga, perangkat desa, dan aparat keamanan demi mencegah kejadian serupa terulang.

Jika dibiarkan berlarut, maraknya pencurian ini dikhawatirkan tidak hanya merugikan pelaku UMKM, tetapi juga mengganggu ketertiban dan ketenteraman sosial di Kecamatan Ngrayun.

Penulis : Nanang 

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar