BREAKING NEWS

29 Truk untuk Koperasi Desa, Dandim Ponorogo: Dorong Ekonomi Kerakyatan Lebih Cepat

Bunda lisdyarita, Plt. Bupati Ponorogo bersama forkopimda ketika menghadiri acara penyerahan 29 truk operasional KDMP 

PONOROGO, SINYALPONOROGO
– Upaya menggerakkan ekonomi desa di Ponorogo mendapat suntikan tenaga baru. Sebanyak 29 truk operasional untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) resmi diserahkan kepada para kepala desa, Jumat (20/3/2026), di Pendopo Kabupaten Ponorogo.

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Hj. Lisdyarita, kepada para kades selaku ketua koperasi, disaksikan unsur Forkopimda. Hadir pula Komandan Kodim 0802/Ponorogo, Letkol Arh Farauk Saputra.

Dalam sambutannya, Lisdyarita menegaskan bahwa bantuan armada ini bukan sekadar fasilitas, melainkan instrumen penting untuk mempercepat perputaran ekonomi di tingkat desa. Ia menekankan pentingnya pengelolaan dan perawatan kendaraan agar manfaatnya berkelanjutan.

“Ini bukan hanya bantuan, tapi penggerak ekonomi. Kami berharap truk ini benar-benar dimanfaatkan untuk mendukung distribusi dan aktivitas koperasi, sehingga berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, koperasi desa memiliki peran strategis sebagai simpul ekonomi rakyat. Dengan dukungan sarana transportasi, hambatan distribusi barang dan hasil produksi di desa diharapkan bisa ditekan.

Sementara itu, Dandim 0802/Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra melihat bantuan tersebut sebagai langkah konkret memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan. Ia optimistis kehadiran armada operasional akan meningkatkan efektivitas kerja koperasi di lapangan.

“Dengan sarana yang memadai, koperasi desa akan lebih leluasa menjalankan aktivitasnya. Ini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi di pedesaan,” katanya.

Ia juga menilai sinergi antara pemerintah daerah dan elemen Forkopimda menjadi kunci keberhasilan program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Distribusi 29 truk ini diharapkan tidak hanya memperlancar operasional koperasi, tetapi juga membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk-produk desa. Jika dikelola optimal, langkah ini bisa menjadi pengungkit baru bagi ekonomi Ponorogo yang berbasis kerakyatan.(Nang/Humas).

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar