BREAKING NEWS

Ngopi Bareng Media, Bunda Lisdyarita Klarifikasi Isu Sekda hingga Ajak Promosikan Wajah Baru Layanan Publik

Bunda lisdyarita Plt Bupati Ponorogo bercengkraman dengan awak media 

PONOROGO, SINYALPONOROGO
– Suasana santai namun penuh makna terasa di Pringgitan belakang rumah dinas bupati, Kamis (19/3/2026). Plt Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyarita, menggelar silaturahmi bersama awak media dalam format yang lebih cair: bercengkerama, berdialog, sekaligus menyamakan persepsi.

Pertemuan ini bukan sekadar temu kangen. Bunda memanfaatkannya sebagai ruang terbuka untuk menjelaskan capaian pemerintah daerah, sekaligus meluruskan sejumlah isu yang berkembang di publik—terutama terkait seleksi Sekretaris Daerah (Sekda).

Di hadapan jurnalis, Bunda menegaskan bahwa proses seleksi Sekda telah dilakukan secara transparan sejak awal. Namun, minimnya pendaftar sempat menjadi kendala.

“Sejak awal sudah kita buka, tapi memang belum ada yang mendaftar, sehingga kita perpanjang. Kita dorong eselon II yang memenuhi syarat untuk ikut,” ujarnya.

Dorongan itu berbuah hasil. Lima pejabat akhirnya mendaftar, yakni Dewi Wuri, Hendry Indrawardana, Agus Sugiarto, Imam Basori, dan Masun. Dari proses seleksi yang berjalan, empat nama berhasil melaju ke tahap berikutnya.

Bunda pun menyayangkan munculnya narasi liar yang menuding proses seleksi tidak transparan. Ia menilai informasi tersebut tidak berdasar dan berpotensi mendiskreditkan kinerja pemerintah daerah.

“Jangan sampai informasi yang tidak benar ini membentuk opini yang keliru di masyarakat,” tegasnya.

Tak hanya soal birokrasi, Bunda juga mengajak awak media ikut ambil bagian dalam menyebarluaskan wajah baru pelayanan publik di Ponorogo. Salah satunya layanan administrasi kependudukan (dukcapil) yang kini semakin mudah dan cepat, bahkan bisa diakses melalui layanan pengiriman pos.

Menurutnya, inovasi seperti ini perlu digaungkan agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya.

Di sisi lain, geliat ekonomi kerakyatan juga tak luput dari perhatian. Bunda menyoroti keberadaan wahana pasar rakyat di kawasan Alun-Alun Ponorogo yang kini semakin semarak dengan berbagai hiburan.

Mulai dari tong setan, rool coaster, hingga aneka permainan lainnya, dinilai menjadi daya tarik baru yang layak dipromosikan.

“Ayo kita coba wahana permainan di alun-alun Ponorogo,” ajaknya dengan nada santai, memancing antusiasme.

Melalui pertemuan ini, Bunda berharap hubungan antara pemerintah dan media semakin erat. Bagi dia, media bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga mitra strategis dalam membangun optimisme publik.

Di tengah derasnya arus informasi, kolaborasi semacam ini menjadi penting—agar yang sampai ke masyarakat bukan sekadar kabar, tetapi juga harapan.

Penulis : Nanang 

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar