BREAKING NEWS

Komisariat Pemkab Ponorogo Gelar Pendadaran PSHT, Uji Mental dan Kualitas Calon Warga

Kegiatan pendadaran Komisariat Pemkab PSHT Cabang Ponorogo Pusat Madiun 

PONOROGO, SINYALPONOROGO
– Komisariat Pemkab Ponorogo menggelar kegiatan pendadaran calon warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Ponorogo Pusat Madiun pada Ahad (10/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Imigrasi Ponorogo ini menjadi tahapan penting dalam proses pembentukan karakter sekaligus pengujian kemampuan para siswa sebelum menuju pengesahan sebagai warga PSHT.

Sejak pagi, ratusan peserta telah hadir mengikuti apel pembukaan yang berlangsung tertib dan penuh khidmat. Para pengurus, pelatih, serta siswa calon warga tampak kompak, mencerminkan nilai disiplin dan persaudaraan yang menjadi ruh dalam ajaran PSHT.

Ketua Komisariat Pemkab Ponorogo, Purnomo Sidi, dalam amanahnya menegaskan bahwa pendadaran bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian krusial dalam menentukan kelayakan seseorang menjadi warga PSHT. Ia menyebut, kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh ranting dan komisariat se-Kabupaten Ponorogo guna menjaga standar kualitas.

“Pendadaran ini wajib diikuti seluruh siswa calon warga. Materinya cukup lengkap, mulai dari senam dasar 1 sampai 90, jurus 1A hingga 35, senam jurus, penggunaan toyak dan belati, hingga pola langkah dan bukaan. Ini adalah bentuk uji kesiapan fisik, teknik, dan mental,” jelasnya.

Menurutnya, setelah melewati tahapan pendadaran, para peserta masih harus mengikuti pembekalan lanjutan dan tes jago sebelum akhirnya memasuki proses pengesahan. Karena itu, ia mengingatkan pentingnya kesungguhan dan kedisiplinan selama mengikuti seluruh rangkaian.

“Keseriusan sangat menentukan. Ini bukan hanya soal kemampuan, tapi juga sikap dan tanggung jawab sebagai calon warga PSHT,” tambahnya sambil meminta siswa jaga kesehatan dan finansial jelang pengesahan.

Kegiatan tersebut juga mendapat perhatian dari aparat keamanan. Wakapolsek Ponorogo, Iptu Mulyono, yang turut hadir memberikan pesan kepada para peserta agar selalu menjaga sikap dan etika di tengah masyarakat.

“Jaga sopan santun di mana pun berada. Jangan sampai setelah menjadi warga PSHT justru bersikap arogan. Kita harus saling bersinergi dengan masyarakat dan aparat. Jaga nama baik organisasi,” pesannya.

Rangkaian pendadaran berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga sekitar pukul 12.00 WIB. Setelah seluruh materi dan tes selesai dilaksanakan, kegiatan ditutup dengan doa bersama. Para peserta kemudian diarahkan untuk langsung pulang ke rumah masing-masing.

Pelatih Bambang Rustamaji menegaskan pentingnya menjaga ketertiban setelah kegiatan. 

“Langsung pulang, jangan mampir ke mana-mana. Istirahat di rumah. Semua ini bagian dari latihan disiplin dan tanggung jawab,” ujarnya.

Penulis : Nanang

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar