SMKN 1 Jenangan Raih “Vocational Excellence”, Bukti Nyata Sekolah Pencetak Lulusan Siap Industri

Farida Hanim Handayani, S.Pd, M.Pd Kepala sekolah SMKN 1 Jenangan Ponorogo bersama Education Awards dari Jawa pos Radar Madiun
PONOROGO, SINYALPONOROGO – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SMK Negeri 1 Jenangan Ponorogo. Pada Minggu, 28 Juni 2026, kepala sekolah Farida Hanim Handayani, S.Pd., M.Pd. menerima penghargaan bergengsi dari Jawa Pos Radar Madiun dalam ajang Education Awards yang digelar di SunCity Mall Madiun.
SMKN 1 Jenangan dinobatkan dalam kategori “Vocational Excellence SMK”, sebuah penghargaan khusus bagi sekolah kejuruan yang dinilai berhasil menunjukkan inovasi nyata, dedikasi tinggi, serta konsistensi dalam mencetak lulusan kompeten dan wirausahawan muda.
![]() |
| Bersama penerima penghargaan lain Ajang Education Awards di sun City Mall |
Kategori ini bukan sekadar simbol prestasi. Penilaian mencakup keberhasilan sekolah dalam mengimplementasikan Teaching Factory (TEFA), membangun kemitraan strategis dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), serta membentuk keterampilan kejuruan berbasis karakter yang kuat.
Bukan Sekadar Penghargaan, Tapi Buah Kolaborasi
Dalam pernyataannya, Farida Hanim menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukanlah capaian individu, melainkan hasil kerja kolektif seluruh elemen sekolah.
“Penghargaan ini bukan untuk saya pribadi, tetapi apresiasi untuk lembaga yang telah bekerja luar biasa dalam menyiapkan lulusan sesuai standar industri dan 8 dimensi profil lulusan,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi kuat antara guru, tenaga kependidikan, siswa, serta dukungan aktif dari mitra industri yang selama ini turut berperan dalam membentuk lulusan siap kerja.
Dari Teaching Factory ke Dunia Industri
SMKN 1 Jenangan dikenal sebagai salah satu sekolah yang konsisten mengembangkan konsep Teaching Factory, yakni pembelajaran berbasis produksi yang meniru suasana industri sesungguhnya. Model ini memungkinkan siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung terlibat dalam proses kerja nyata.
Kemitraan dengan berbagai sektor industri juga menjadi kunci. Kolaborasi tersebut memastikan kurikulum selalu relevan dengan kebutuhan pasar kerja, sekaligus membuka peluang besar bagi lulusan untuk terserap di dunia industri.
Masuk 45 SMK Terbaik Nasional
Prestasi ini semakin lengkap dengan capaian SMKN 1 Jenangan yang berhasil menembus peringkat 45 SMK terbaik se-Indonesia, serta meraih Boskin Prestasi 2026—sebuah indikator keberhasilan sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing lulusan.
Capaian ini menempatkan SMKN 1 Jenangan sebagai salah satu sekolah vokasi unggulan yang diperhitungkan di tingkat nasional.
Sekolah Model dan Agen Perubahan
Penetapan SMKN 1 Jenangan sebagai sekolah model menjadi tantangan sekaligus peluang besar. Sekolah ini diharapkan mampu menjadi rujukan dan inspirasi bagi SMK lain dalam meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
“Penghargaan ini tidak boleh membuat kita cepat puas. Justru harus menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan menjadi agen perubahan,” tegas Farida.
Menatap Masa Depan Vokasi
Di tengah tuntutan dunia kerja yang terus berkembang, SMKN 1 Jenangan menunjukkan bahwa pendidikan vokasi mampu menjadi garda depan dalam mencetak generasi unggul—tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap menciptakan lapangan kerja.
Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan komitmen pada kualitas, SMKN 1 Jenangan Ponorogo kini tidak sekadar menjadi sekolah, tetapi juga motor penggerak kemajuan pendidikan vokasi di daerah.
Penulis : Nanang

