Ratusan Petani hingga Pekerja Lokal Gelar Aksi Damai, Kawal Program MBG di Ponorogo
![]() |
| Aksi simpati aliansi Petani peternak dan pekerja lokal di Kabupaten Ponorogo dukung MBG tetap berjalan dan usut tuntas kasus korupsi MBG |
PONOROGO, SINYALPONOROGO — Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Petani, Peternak, dan Pekerja Lokal Kabupaten Ponorogo menggelar aksi damai simpatik di depan Gedung DPRD Ponorogo, Jumat (3/7/2026). Aksi ini menjadi bentuk dukungan sekaligus pengawalan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan tepat sasaran dan transparan.
Koordinator aksi, Purwanto—yang akrab disapa Gapung—menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar demonstrasi, melainkan wujud kepedulian masyarakat akar rumput terhadap keberlangsungan program strategis nasional yang berdampak langsung pada ekonomi lokal.
![]() |
| Purwanto, alias Gapung koordinator aksi aliansi Petani peternak dan pekerja lokal di depan gedung DPRD Kabupaten Ponorogo |
Dalam pernyataan sikapnya, aliansi menyampaikan tiga tuntutan utama. Pertama, mendukung keberlanjutan Program MBG karena dinilai mampu meningkatkan serapan hasil pertanian, peternakan, serta produk UMKM lokal. Selain itu, program ini juga dianggap mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan melalui kepastian pasar.
Kedua, aliansi mendesak penegakan hukum yang transparan dan berkeadilan, khususnya terkait dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN). Mereka menekankan pentingnya proses hukum yang profesional, independen, dan tanpa tebang pilih.
Ketiga, aliansi mendorong perbaikan tata kelola Program MBG. Langkah tersebut meliputi evaluasi penggunaan anggaran, penguatan sistem pengawasan berjenjang, serta peningkatan standar dapur penyelenggara agar memenuhi aspek keamanan pangan dan kualitas layanan.
![]() |
Aksi tersebut diterima langsung oleh pimpinan DPRD Ponorogo, yakni Ketua DPRD Dwi Agus Prayitno, Wakil Ketua Anik Suharto, dan Wakil Ketua Pamudji. Dalam tanggapannya, Dwi Agus menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti seluruh aspirasi yang disampaikan sesuai fungsi dan kewenangan DPRD.
“Kami siap menindaklanjuti aspirasi ini sesuai tupoksi DPRD,” ujarnya. Komitmen itu ditandai dengan penandatanganan bersama antara pihak dewan dan koordinator aksi di lokasi demonstrasi.
Usai dari DPRD, massa melanjutkan aksi ke Kantor Bupati Ponorogo dan menyampaikan tuntutan serupa. Mereka diterima oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita.
Aksi ini sempat menyebabkan penutupan arus lalu lintas di kawasan Alun-Alun Timur dari arah utara maupun selatan. Petugas kepolisian melakukan pengalihan arus guna menjaga kelancaran dan keamanan.
Menariknya, aksi berlangsung dengan nuansa gotong royong. Massa tidak hanya berorasi, tetapi juga menjual hasil pertanian seperti sayur dan telur, serta menyediakan nasi bungkus dan minuman gratis bagi peserta aksi dan masyarakat sekitar.(Nang/Red).


