Derma di Balik Pedas Sambel Ijo Raja Basa, Ilham Nadir Siap Dukung HPN dan Santuni Anak Yatim

Silih berganti, pengunjung di Sambel Ijo Raja Basa desa Prayungan Sawoo Ponorogo
PONOROGO, SINYALPONOROGO — Di balik sensasi pedas Sambel Ijo Raja Basa yang dikenal bikin nagih, tersimpan kisah kepedulian sosial yang konsisten. Ilham Nadir, pengusaha kuliner asal Desa Prayungan, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, dikenal sebagai sosok dermawan yang rutin berbagi dengan anak yatim dan kaum dhuafa.
Ditemui di warung makan Sambel Ijo Raja Basa di jalur Ponorogo–Trenggalek, Senin (19/1/2026), Ilham menyatakan kesiapannya mendukung peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang digelar wartawan Temu Rose Kabupaten Ponorogo. Dukungan itu termasuk agenda santunan anak yatim.
“Insyaallah kita bantu. Untuk kegiatan HPN, termasuk santunan anak yatim, nanti kita yang handle,” ujar Ilham kepada Sinyal Ponorogo.
Menurutnya, berbagi kepada anak yatim bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan jalan keberkahan. Ia meyakini sebuah acara akan lebih bermakna ketika melibatkan anak yatim di dalamnya.
“Berbagi itu tidak ada ruginya. Apalagi kepada anak yatim. Doa mereka luar biasa,” katanya.
Komitmen tersebut telah menjadi prinsip hidup Ilham. Di tengah kesibukannya sebagai pengusaha kuliner, ia berupaya terus hadir untuk anak yatim dan kaum dhuafa. Ia bahkan meyakini, kesuksesan Sambel Ijo Raja Basa hingga dikenal luas saat ini tak lepas dari doa anak-anak yatim.
Meski fokus pada usaha, Ilham tetap menjaga kualitas rasa sambel ijo sebagai ciri khas andalan. “Usaha jalan, berbagi juga jalan,” ucapnya.
![]() |
| Ilham Nadir Owner Sambel Ijo Raja Basa |
Tak lupa, Ilham mengajak masyarakat Ponorogo dan sekitarnya menikmati sensasi pedas Sambel Ijo Raja Basa di Prayungan, Sawoo. “Ajak keluarga, teman, dan tetangga. Rasakan pedasnya yang bikin nagih,” pungkasnya.
Kisah Ilham Nadir menjadi pengingat bahwa kesuksesan usaha dan kepedulian sosial bisa berjalan beriringan—memberi manfaat, sekaligus menebar keberkahan.
Penulis : Nanang

