BREAKING NEWS

Penambang di Ponorogo Komit Perbaiki Jalan Rusak, 500 Meter Jalur Ngebel–Jenangan Ditambal

Komitmen penambang di Ponorogo lakukan perbaikan jalan rusak di Ngrogung Ngebel 

PONOROGO, SINYALPONOROGO
– Komitmen para penambang di Kabupaten Ponorogo untuk menjaga kelayakan infrastruktur jalan terus dibuktikan. Jalan-jalan yang kerap dilalui truk pengangkut hasil tambang, mulai wilayah Desa Sedah, Kecamatan Jenangan, hingga Desa Ngrogung, Kecamatan Ngebel, tak luput dari perhatian untuk dilakukan perbaikan.

Terbaru, perbaikan dilakukan di Dukuh Pule, Desa Ngrogung, Kecamatan Ngebel, pada Senin (2/2/2026). Di lokasi tersebut, sepanjang sekitar 100 meter jalan yang sebelumnya rusak dan membahayakan pengguna jalan kini diperbaiki.

“Di titik ini kondisinya cukup berisiko. Karena itu kami perbaiki agar lebih aman bagi masyarakat,” ujar perwakilan penambang kepada awak media di lokasi.

Dalam sepekan terakhir, total panjang jalan yang telah diperbaiki mencapai sekitar 500 meter. Ruas tersebut membentang dari Desa Sedah, Kecamatan Jenangan, hingga Desa Ngrogung, Kecamatan Ngebel.


Menurutnya, setiap proses perbaikan jalan dilakukan dengan melibatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Kawasan Permukiman (DPUPKP) sebagai tim teknis. 

“Urusan jalan tentu ahlinya DPU PKP. Sejak awal kami libatkan mereka agar pengerjaan sesuai standar,” jelasnya.

Langkah ini, lanjut dia, merupakan bentuk tanggung jawab moral para penambang. Meski dilakukan atas inisiatif sendiri, perbaikan jalan dianggap penting agar aktivitas masyarakat tidak terganggu.

“Jangan sampai masyarakat mengeluh soal jalan. Setiap hari kami juga memanfaatkan akses ini. Kalau jalannya baik, semua lancar dan nyaman,” tegasnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan proses perbaikan dilakukan dengan dukungan alat berat berupa mesin gilas. Sejumlah petugas tampak meratakan dan memadatkan permukaan jalan agar lebih kokoh dan aman dilalui.

Para penambang berharap, perbaikan ini bisa memberikan rasa aman bagi pengguna jalan sekaligus meminimalisir risiko kecelakaan akibat kondisi jalan rusak. Infrastruktur yang layak, menurut mereka, adalah kepentingan bersama.

Penulis : Nanang

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar