Dalam keterangannya, pak Ipong juga melampirkan foto Surat Keterangan Pemeriksaan Kesehatan, sehingga disarankan oleh Dokter untuk beristirahat dan tidak berkegiatan di luar. Bapak Ipong pun menyampaikan penyesalannya tidak bisa hadir dalam arena debat, karena sejatinya debat adalah momen penting untuk menjelaskan visi, misi, serta program lebih rinci, maupun meluruskan berbagai informasi kepada Masyarakat luas.
Tapi Bapak Ipong percaya, melalui berbagai kegiatan sosialisasi, kegiatan temu tatap muka secara langsung dengan Masyarakat, talkshow Ngopi Budaya Bareng Pemuda, hingga kegiatan terbaru yang diselenggarakan kemarin yaitu Ngopi Virtual (Ngobrol Program Bareng Ipong Muchlissoni) secara virtual, Masyarakat sudah banyak yang memahami bahwa program-program yang pasangan calon Ipong – Bambang usung adalah benar-benar program yang mampu menjadi solusi di tengah pandemi COVID-19 saat ini, serta realistis untuk diwujudkan, karena hampir semuanya juga merupakan program-program lanjutan yang sebelumnya sudah diwujudkan di periode pertama.
Saat ini, Bapak Ipong mengedepankan recovery atau pemulihan agar bisa fit kembali dan bisa beraktivitas seperti biasanya. Bapak Ipong meminta doa kepada segenap elemen, agar beliau bisa segera dapat fit kembali, sehingga bisa beraktivitas seperti biasanya.
Bapak Ipong pun mengajak kepada seluruh Masyarakat Ponorogo agar senantiasa menjaga kesehatan, mengingat saat ini merupakan pancaroba atau masa peralihan menuju musim hujan yang beberapa waktu ini turun mengguyur di berbagai wilayah Kabupaten Ponorogo.
Bapak Ipong juga menyampaikan pesannya dan himbauan agar segenap elemen Masyarakat senantiasa menerapkan protokol kesehatan dan menjaga kondusifitas di tengah mendekati hari coblosan Pilkada, mengisi masa terakhir kampanye dengan kegembiraan dan menjauhi negative maupun black campaign.
Bapak Ipong berpesan agar Masyarakat senantiasa menjaga tali ukhuwah (persaudaraan), dan selalu melakukan crosscheck terhadap informasi yang beredar agar tidak mudah termakan berita hoax.
Harapannya, agar Masyarakat selalu positif thinking, menjadi pembaca yang rasional, dan mengedepankan tabayyun serta amar ma’ruf nahi mungkar, karena sejatinya itulah jati diri Masyarakat Ponorogo.
Serta mengingatkan, agar seluruh Masyarakat Ponorogo yang memiliki hak pilih untuk datang ke TPS menyalurkan hak suaranya, dengan senantiasa menerapkan protokol kesehatan.(Nang)
Posting Komentar